DUNIA

Aksi Teroris, Kerabat Presiden Kenya Tewas

"Kami akan menghukum dalang (serangan) ini secepatnya."
Minggu, 22 September 2013
Oleh : Mohammad Adam
Serangan teroris di mall Nairobi, Kenya.
VIVAnews - Presiden Kenya, Uhuru Kenyatta, menyatakan berduka secara pribadi atas aksi penyerangan di sebuah Mal Westgate di ibu kota Nairobi pada Sabtu siang.

Seperti diberitakan CNN, Minggu 21 September 2013, Kenyatta mengatakan bahwa salah satu keponakannya bersama tunagannya turut menjadi korban di antara 59 orang yang tewas dalam serangan itu.

"Kami akan menghukum dalang (serangan) ini secepatnya, memang sangat menyakitkan," ujar Kenyatta.

Pemerintah Kenya dan sumber-sumber diplomatik menyatakan bahwa kelompok militan Al-Shabaab masih menahan sekitar 30 sandera di dalam pusat perbelanjaan.

Menurut Menteri Dalam Negeri Kenya Joe Lenku, korban dilaporkan saat ini telah mencapai 59 orang dan 175 lainnya terluka. Korban diperkirakan akan terus meningkat seiring operasi penyerbuan oleh tentara.

Lenku juga mengatakan bahwa pelaku diduga berjumlah antara 10 sampai 15 orang. Dia menjelaskan, saat ini pemerintah tengah mengidentifikasi data para pelaku.

Kelompok al-Shabaab mengklaim berada di balik penyerangan di mal Westgate di Nairobi tersebut. Penyerbuan pertama kali dilakukan Sabtu sore kemarin. Para teroris ini menembak mati para pengunjung mal setelah sebelumnya mengecek agama mereka.

Al-Shabaab mengatakan bahwa ini adalah balasan atas campur tangan tentara Kenya dalam konflik di Somalia. Diperkirakan saat ini ada sekitar 4.000 tentara Kenya yang tergabung dalam misi perdamaian di negara tersebut.

Kelompok militan Al-Shabaab mengklaim sebagai pihak yang bertanggung jawab atas penyerangan itu dan menyatakan tidak akan mundur.

Seorang anggota Al-Shabaab menyampaikan pesan melalui akun Twitter. "Saat keadilan diabaikan, maka itu harus kembali ditegakkan," demikian kutipan di akun Twitter tersebut.
TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found