DUNIA

Cadar Dibuka Paksa, Remaja Muslim di Prancis Coba Bunuh Diri

Kedua pria itu meneriakkan kalimat anti-Muslim.

ddd
Kamis, 29 Agustus 2013, 01:00 Aries Setiawan, Santi Dewi
Gadis muslim di Prancis mencoba bunuh diri karena dilecehkan (foto ilustrasi)
Gadis muslim di Prancis mencoba bunuh diri karena dilecehkan (foto ilustrasi) (daily mail)

VIVAnews - Seorang gadis remaja muslim Prancis dilaporkan mencoba bunuh diri setelah diserang oleh dua pria dekat Lapangan Berlioz pada 12 Agustus kemarin.

Gadis yang tidak diketahui namanya itu mencoba melompat dari lantai empat rumahnya di kota Trappes, Paris, Prancis pada hari Senin 26 Agustus 2013.

Laman Dailymail, Selasa 27 Agustus 2013 melansir motif bunuh diri sesungguhnya remaja berusia 16 tahun itu belum diketahui dengan pasti.

Beruntung dia masih dapat diselamatkan. Remaja itu kemudian dilarikan ke RS terdekat untuk memperoleh pertolongan medis.

Peristiwa itu berawal saat remaja itu diserang oleh dua pria berwajah orang Eropa pada pukul 17.45 waktu setempat. Saat itu dia baru pulang dari rumah temannya. Usai peristiwa itu dia melapor kepada polisi.

Gadis itu menceritakan, kedua pria itu meneriakkan kalimat anti-Muslim dan bernada rasis kepadanya.

Kemudian kedua pria mengeluarkan sebuah pisau cutter yang digunakan untuk membuka cadarnya. Tidak hanya itu, salah satu pria bahkan melakukan pelecehan seksual kepada gadis itu.

"Pria pertama mulai menyentuh dada saya, namun saya berhasil menampar wajahnya. Tidak terima, dia lalu meninju saya di bagian dada," kata gadis itu kepada laman Huffington Post.

Sementara pisau cutter yang digunakan pria lainnya berhasil mengenai wajah dan tenggorokan si gadis. Akibatnya dia mengalami luka.

Kedua pria itu akhirnya kabur dengan menggunakan sebuah mobil, saat seorang warga lain muncul. Polisi di Yveslines saat ini tengah menyelidiki kasus tersebut.

Mereka memeriksa potongan rekaman video CCTV yang ada di sekitar lapangan untuk memperoleh bukti, karena saat peristiwa itu terjadi tidak ada satu pun saksi. Khawatir kasus bunuh diri gadis remaja itu akan kembali memicu konflik dan kemarahan umat Muslim di kota Trappes, maka polisi menyiagakan anggotanya di sekitar kota itu pada Senin malam.

Menurut media Perancis, Le Parisien, aksi bunuh diri gadis itu bukan kali ini saja. Dia juga pernah melakukan upaya bunuh diri pekan lalu dengan menenggak obat-obatan sehingga over dosis.

Aksi kerusuhan sebelumnya pernah terjadi di kota Trappes pada bulan Juli lalu.

Hal itu dipicu aksi polisi yang memaksa untuk memeriksa seorang wanita muslim yang mengenakan cadarnya. Sementara sang suami yang mencoba melarang pemeriksaan itu malah ditahan polisi.

Alhasil, ratusan orang berunjuk rasa di depan kantor polisi menuntut pembebasan pria tersebut. Unjuk rasa itu berakhir ricuh yang menyebabkan remaja berusia 14 tahun mengalami luka serius di bagian mata.

Sementara empat petugas polisi dilaporkan ikut terluka. Kontroversi mengenai jilbab penutup wajah atau burka terus muncul sejak Pemerintah Perancis memberlakukan larangan penggunaannya tahun 2011 silam.

Bagi wanita yang melanggar, maka dapat dikenai denda senilai 150 Euro atau Rp2,1 juta dan dipaksa mengikuti kelas kewarganegaraan. (eh)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
berjenggot
29/08/2013
Media massa seluruh dunia berkomplot utk selalu mengekspos berita "muslim jadi korban". Dan TIDAK MAU memberitakan ribuan kejadian dimana "kaum paling benar" ini jadi pelaku. Cek berita: thereligionofpeace
Balas   • Laporkan
frogman
29/08/2013
harusnya pemerintah Prancis bisa bertindak lebih baik lagi untuk melidungi kebebasan beragama,spy tdk timbul gesekan2,apalagi Prancis negara maju,jangan kayak disini, mayoritas masyarakatnya masih bodoh dan berpikiran dangkal.
Balas   • Laporkan
romeo1 | 29/08/2013 | Laporkan
Kasihann, berarti termasuk LOE @Frogman... wkwkwk
tubil | 29/08/2013 | Laporkan
BODOH ? ente aje kalee ane mah kaga tuh
edwin tedjo
29/08/2013
KASUS DI INI ADALAH KASUS PELECEHAN SEKSUAL TERHADAP SEOARANG GADIS, DIMANAPUN ITU SIAPAPUN KORBANNYA GW AKAN MENENTANG. SIAPA YANG PRO ATAS PELECEHAN SEKSUAL ADALAH KRIMINAL!!!!
Balas   • Laporkan
wong_sugih | 29/08/2013 | Laporkan
SETUJUUUU....
top4n
29/08/2013
dimana bumi dipijak disana langit dijunjung. di negeri ini bela diri sebagai mayoritas, di negeri orang bela diri sebagai minoritas, selalu mau menang sendiri tidak mau hormati aturan negeri orang, pakai logika bos
Balas   • Laporkan
vivagolan | 29/08/2013 | Laporkan
harusnya di konfirmasi dulu, itu perempuan dari aliran sy*ah atau sun* atau ahmady*ah kah, biar nga salah dukung..
tubil | 29/08/2013 | Laporkan
Loveri: ente kaga terbalik tuh ?jgn gara2 kaga becus ngurus ijin ame bawa jemaat dr luar trs jd ngakunye ditindas ame pemdanye waduh dan jg yg non muslim ntu kaga wajib tunduk
premantaubat | 29/08/2013 | Laporkan
okeee kalo diindonesia diterapkan hukum syariah brarti orng non muslim harus tunduk dan patuh kpada hkum trsebut...mayoritas diindonesia mnginginkan hkum syariah


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com