DUNIA

AS Akan Serang Suriah, Rusia: Barat Seperti Monyet Bawa Granat

AS kemungkinan akan menyerang Suriah pekan ini.
Rabu, 28 Agustus 2013
Oleh : Denny Armandhanu
Kremlin di Moskow
VIVAnews - Pemerintah Rusia berang atas sikap Amerika Serikat dan sekutu baratnya yang ingin melancarkan serangan pada Suriah, menyusul tuduhan penggunaan senjata kimia pada rakyat sipil. Saking marahnya, Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Rogozin sampai mengeluarkan makian.

Dalam akun Twitternya, PM yang memang dikenal berlidah tajam ini menyamakan Barat dengan monyet. "Sikap Barat terhadap dunia Islam seperti monyet bawa granat," ujar Rogozin, seperti dilansir GMA News, Selasa 27 Agustus 2013. Tidak dijelaskan maksud dari perkataannya ini.

Sebelumnya Rusia memang telah mewanti-wanti AS untuk berhati-hati dalam bersikap. Menurut mereka, serangan AS ke Suriah tanpa melalui persetujuan Dewan Keamanan PBB hanya akan menyebabkan bencana yang lebih besar.

"Percobaan untuk tidak melalui Dewan Keamanan, sekali lagi akan menciptakan alasan-alasan tidak berdasar untuk intervensi militer di wilayah yang tengah menderita seperti Suriah dan akan menciptakan konsekuensi bencana bagi negara lagi di Timur Tengah dan Afrika Utara," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Alexander Lukashevich.

"Kami menyerukan mitra Amerika kami dan seluruh anggota komunitas internasional untuk menunjukkan kehati-hatian dan menerapkan hukum internasional, terutama prinsip-prinsip dasar dari piagam PBB," lanjutnya lagi.

Akibat isu Suriah, hubungan AS dan Rusia ikut renggang. AS memutuskan untuk membatalkan pertemuan Senin lalu dengan Rusia di Hague, Belanda, untuk membicarakan soal keterlibatan militer Barat di Suriah.

Rusia berkeyakinan bahwa serangan kimia pekan lalu yang menewaskan 1.700 orang dilakukan oleh pejuang Suriah. Sementara Barat dan negara-negara Teluk haqul yakin rezim Bashar al-Assad yang melakukannya, berdasarkan penelitian dan kesaksian di Ghouta. (umi)
TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found