DUNIA

Bom Meledak di Afganistan, 5 Tentara AS Tewas

Setidaknya pekan ini ada 19 prajurit AS yang tewas di Afghanistan.

ddd
Sabtu, 4 Mei 2013, 23:05 Hadi Suprapto, Arie Dwi Budiawati
Setidaknya pekan ini ada 19 prajurit AS yang tewas di Afghanistan.
Setidaknya pekan ini ada 19 prajurit AS yang tewas di Afghanistan. (REUTERS/Parwiz )

VIVAnews - Bom meledak di Provinsi Kandahar, Afganistan, Sabtu, 4 Mei 2013. Ledakan ini menewaskan lima prajurit Amerika Serikat.

"Sore ini lima tentara International Security Assistance Force (ISAF) tewas ketika kendaraan mereka menabrak Improvised Explosive Device (IED) di Distrik Maiwand," kata pemerintah Kandahar, seperti yang dilansir dari Reuters.

Lokasi tersebut adalah salah satu tempat yang berbahaya bagi para tentara.

ISAF merupakan tentara bantuan dari internasional yang lebih dari separuhnya dari Amerika Serikat.

Menurut salah satu juru bicara pasukan Amerika Serikat itu, setidaknya ada 19 prajurit yang tewas dalam sepekan di tiga kecelakaan yang berbeda.

Tidak hanya prajurit Amerika, tentara Inggris juga tewas di Afganistan, tepatnya di Provinsi Helmand. Mereka tewas akibat bom meledak di pinggir jalan.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
berjenggot
05/05/2013
Pemerintahan islam afghanistan yg sah dirongrong oleh taliban. Amerika membantu pemerintah afghanistan. Ente di pihak yg mana? Di pihak pemerintah islam yg sah yg dibantu amerika, atau di pihak taliban yg merongrong pemerintahan islam yg sah?
Balas   • Laporkan
tan_maharaja | 05/05/2013 | Laporkan
lho, kalau ada yang orang Amerika ingin mati syahid, apa salahnya coy//
diaspora | 05/05/2013 | Laporkan
tdk ada rongrong merongrong, yg ada adl penjajahan Barat thd afganistan dgn dalih mencari osama bin laden.
diaspora
05/05/2013
lbh baik semua tentara AS dan NATO tewas, dgn begitu penjajahan di afganistan segera berakhir.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com