DUNIA

Pria di AS Dibius Istri, Diikat dan Dipotong Alat Vitalnya

Dia menjalani operasi perbaikan saluran kencing, namun kejantanannya.

ddd
Kamis, 18 April 2013, 11:58 Denny Armandhanu, Santi Dewi
Pria itu menjalani operasi perbaikan saluran kencing, namun kejantanannya telah sirna.
Pria itu menjalani operasi perbaikan saluran kencing, namun kejantanannya telah sirna.  
VIVAnews - Seorang istri di AS memotong habis kemaluan suaminya yang hiperseks lantaran sering disakiti saat berhubungan seksual. Kemarahan istrinya semakin memuncak saat dia tahu suaminya berselingkuh.

Dilansir laman News.com.au, Kamis 18 April 2013, wanita bernama Catherine Kieu Becker, 50, melakukan aksi terencana itu pada Juli 2011 ketika makan malam di rumah mereka di Los Angeles.

Dia sengaja membuat makanan khusus berupa tahu dan ayam yang telah dimasukkan obat tidur jenis Zolpidem.

Tidak berapa lama kemudian suami yang tidak disebutkan namanya ini mengantuk dan tertidur. Lalu, Kieu mengikat suaminya di tempat tidur. Saat sadar, suami berusia 60 tahun ini melihat Kieu membuka celananya sambil memegang pisau dapur.

"Saya merasakan dia menggenggam kemaluan saya. Saya terkejut. Tiba-tiba saya merasakan sakit yang luar biasa, dia memotong kemaluan saya dan membuangnya ke karpet," kata korban. Kieu memotong kejantanan suaminya dengan sekali iris.

Kieu lalu mengambil alat vital suaminya itu dan membuangnya ke tong sampah di dapur. Kembali lagi ke kamar, Kieu menutupi luka di selangkangan suaminya yang tidak berhenti mengucurkan darah. Dia lalu menelepon 911.

Si suami mengalami luka parah akibat peristiwa itu. Dia menjalani operasi perbaikan saluran kencing, namun kejantanannya telah sirna. Hobi seks pria ini terpaksa harus berhenti.

Pengacara Kieu, Frank Bittar, dalam sidang yang digelar Kamis waktu setempat, mengatakan, alasan kliennya melakukan perbuatan itu karena pernah mengalami trauma akibat diperkosa ketika masih berusia enam tahun. Selain itu Bittar juga menyebut, suaminya yang hiperseks kerap memaksa melakukan hubungan intim dengan posisi yang menyakitinya.

Kieu dan sang suami sebenarnya telah bercerai pada tahun 2010. Namun karena alasan ekonomi, mereka memutuskan masih tinggal satu atap.

Kieu diadili dan dikenai dakwaan percobaan pembunuhan dengan hukuman maksimal seumur hidup tanpa kesempatan pembebasan bersyarat. (umi)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com