DUNIA

Putri Khadafi Picu Kebakaran di Istana Aljazair

Padahal, Aisha Khadafi berstatus menumpang di istana tersebut.
Selasa, 2 April 2013
Oleh : Anggi Kusumadewi, Santi Dewi
Putri Khadafi, Aisha, kerap berbuat onar di Istana Aljazair tempatnya mengungsi.
VIVAnews – Aisha Khadafi, putri dari diktator Moammar Khadafi, menjadi penyebab kebakaran di Istana Kepresidenan Aljazair tempatnya mengungsi sejak Agustus 2011.

Laman Al Arabiya, Senin 1 April 2013, mengatakan, Aisha bersama adiknya, Hannibal, berada di Aljazair setelah menjadi buronan interpol paling dicari oleh pemerintah Libya. Namun, entah kenapa, menurut harian Aljazair, Ennahar, Jumat pekan lalu, Aisha menyebabkan kebakaran di Istana Aljazair.

Aisha yang juga mantan pengacara Saddam Hussein, beberapa kali sebelumnya juga merusak perabot rumah tangga dan bagian rumah lain yang ada di Istana Kepresidenan Aljazair. Namun, peristiwa kebakaran kali ini merupakan yang paling parah.

Aisha misalnya pernah merusak sebuah rak buku yang ada di perpustakaan Presiden Abdul Aziz Bouteflika. Ia juga merusak foto. Ketika beberapa pengawal presiden berupaya menenangkannya, Aisha malah menyerang mereka.

Hingga saat ini, tidak diketahui apa yang menjadi penyebab Aisha melakukan pembakaran di Istana Kepresidenan Aljazair.

Pekan lalu, Kesultanan Oman mengabulkan suaka politik yang diajukan oleh kedua kakak-adik putra Khadafi itu. Menurut pejabat resmi Kesultanan Oman, alasan di balik keputusan Sultan Qaboos mengabulkan suaka yang diajukan Aisha dan Hannibal hanya demi kemanusiaan serta tidak memiliki motif politik. (art)
TERKAIT