DUNIA

Trend Baru, Berbagi Kopi untuk Mereka yang Tak Mampu

Gerakan ini rencananya juga akan merambah ke aplikasi ponsel pintar.
Selasa, 2 April 2013
Oleh : Ita Lismawati F. Malau, Santi Dewi
Kafe di Inggris ramai-ramai membuat satu menu baru suspended coffee.
VIVAnews -- Baru-baru ini, kafe di Inggris ramai-ramai membuat satu menu baru yaitu "suspended coffee". Dengan menu ini, pelanggan dapat memesan kopi tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga untuk orang lain yang tidak mampu untuk membelinya.

Ide ini kali pertama tercetus di Naples, Italia dan bertujuan tidak hanya untuk membantu mereka yang tidak memiliki tempat tinggal, tetapi juga dapat memberikan pertolongan bagi mereka yang bangkrut atau dipecat dari pekerjaannya.

Konsep gerakan sosial ini telah menyebar ke Bulgaria dan sekitar 150 kafe yang ada di Inggris telah sepakat untuk ikut serta dalam gerakan tersebut. Bahkan kafe besar seperti Starbuck dan Costa menanggapi positif ide ini.

Pelanggan dapat masuk ke dalam sebuah kafe yang sudah teregistrasi ikut dalam gerakan itu kemudian memesan "suspended coffee", tanpa perlu diketahui identitas yang akan diberikan kopi tersebut. Namun diharapkan hanya orang-orang yang membutuhkan yang akan memperoleh keuntungan tersebut.

Dilansir laman Daily Mail, gerakan ini semakin meluas karena dibantu oleh media sosial yang digagas oleh John Sweeney (28), seorang tukang ledeng dari Cork. Sweeney membuat laman fanpage Facebook dan telah memperoleh 23.000 jempol dari pengguna media sosial itu.

"Ini bukan hanya merupakan ide bagi mereka yang tidak memiliki rumah, karena saya pernah berada di situasi di mana saya di luar ruangan untuk bekerja, merasa kedinginan dan hanya menginginkan segelas kopi. Sayangnya, saya tidak mampu membeli itu," ujar Sweeney kepada Daily Mail.

Bahkan gerakan ini rencananya juga akan merambah ke aplikasi ponsel pintar dan akan memiliki situs resmi sendiri. Sementara pemilik beberapa kafe berencana untuk memperluas varian produk yang dapat dibagi kepada orang lain, selain kopi.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found