DUNIA
Ulama Arab Keluarkan Fatwa Bayi Wajib Berjilbab
Kewajiban ini perlu agar terhindar dari pelecehan.
ddd
Senin, 4 Februari 2013, 06:06
Hadi Suprapto, Herdi Muhardi
Foto ilustrasi anak berjilbab (chayangku.com)
VIVAnews – Masih ingatkah Anda dengan peraturan Pemerintah Kota Lhokseumawe, Nanggreo Aceh Darussalam, yang melarang wanita membonceng motor dengan mengangkang? Nah, kali ini peraturan yang juga membuat kontroversi muncul di Arab Saudi.
Seorang ulama di daratan Arab, Sheikh Abdullah Daoud, menyerukan agar bayi perempuan diharuskan mengenakan jilbab, lengkap dengan cadar. Sheikh Daoud menyerukan aturan ini dalam sebuah wawancara di televisi lokal Al- Majd.
Menurut Daoud, kewajiban jilbab bagi bayi perempuan itu perlu agar terhindar dari pelecehan seksual dan penganiayaan.
Kantor berita Al Arabiya, Minggu 3 Februari 2013 melapotkan bahwa fatwa ini telah menimbulkan kecaman dari berbagai pihak, termasuk masyarakat luas melalui media sosial.
Para pengguna Twitter misalnya, menyerukan agar Sheikh Daoud mempertanggungjawabkan keputusan fatwanya itu. Hal ini karena dinilai mencemarkan nama baik Islam dan melanggar privasi.
Tidak hanya masyarakat biasa, seruan lain juga terlontar dari mantan hakim Saudi, Sheikh Mohammad Al-Jzlana. Menurutnya, pernyataan Sheik Daoud merendahkan Islam dan Syariah.
Al-Jzlana juga menyerukan agar masyarakat mengabaikan fatwa yang tidak diatur dalam peraturan pemerintah. Menurutnya, untuk mengelola maklumat keagamaan, pemerintah Saudi-lah yang lebih berhak mengatur.
Al-Jzlana mengaku kerap merasa sedih setiap kali melihat sebuah keluarga berjalan-jalan dengan bayi yang tertutup. Menurutnya, jilbab telah memberikan ketidakadilan terhadap anak-anak. (umi)
Seorang ulama di daratan Arab, Sheikh Abdullah Daoud, menyerukan agar bayi perempuan diharuskan mengenakan jilbab, lengkap dengan cadar. Sheikh Daoud menyerukan aturan ini dalam sebuah wawancara di televisi lokal Al- Majd.
Menurut Daoud, kewajiban jilbab bagi bayi perempuan itu perlu agar terhindar dari pelecehan seksual dan penganiayaan.
Kantor berita Al Arabiya, Minggu 3 Februari 2013 melapotkan bahwa fatwa ini telah menimbulkan kecaman dari berbagai pihak, termasuk masyarakat luas melalui media sosial.
Para pengguna Twitter misalnya, menyerukan agar Sheikh Daoud mempertanggungjawabkan keputusan fatwanya itu. Hal ini karena dinilai mencemarkan nama baik Islam dan melanggar privasi.
Tidak hanya masyarakat biasa, seruan lain juga terlontar dari mantan hakim Saudi, Sheikh Mohammad Al-Jzlana. Menurutnya, pernyataan Sheik Daoud merendahkan Islam dan Syariah.
Al-Jzlana juga menyerukan agar masyarakat mengabaikan fatwa yang tidak diatur dalam peraturan pemerintah. Menurutnya, untuk mengelola maklumat keagamaan, pemerintah Saudi-lah yang lebih berhak mengatur.
Al-Jzlana mengaku kerap merasa sedih setiap kali melihat sebuah keluarga berjalan-jalan dengan bayi yang tertutup. Menurutnya, jilbab telah memberikan ketidakadilan terhadap anak-anak. (umi)
Rating
BACA JUGA ARTIKEL INI
KOMENTAR
Dasar wong arab berotak porno tok,syawat syawat tok.....kasian de lo
Aduhhh... jilab itu peraturan yg di buat manusia bukan Allah, peraturan menusie di taati, tp peraturann allah di enyahkan...
berita gak nyambung, gambarnya bukan bayi. gak mungkinlah kalo bayi pake jilbab/cadar. Fatwa ini cuma 1 org, tdk semua ulama arab. Kalo yg di aceh saya dukung. Skr ini mesum diatas motor sdh jadi pemandangan biasa.
Tergantung pribadinya bro, kalo mau mesum,dimanapun jadi, di kebun,disawah,di dapur,di kursi di bangku,di warteg, di jalan,di lift, ditangga darurat....
yang difoto itu ada tulisannya "foto ilustrasi"...yang gak nyambung itu fotonya...
wkkkk...ketawa sampai kagak bisa berhenti liat tingkah laku arab kwwkkwkwkwkwkwk
Harusnya gak cuma fatwa, tapi petisi kepada Allah SWT supaya Dia memasang cadar pada setiap bayi perempuan di manapun sejak dalam kandungan, jadi gak ribet...
di arab pake jilbab itu karena udaranya yg extrim panas. bahkan zaman sebelum muhammad pun orang sudah berjilbab. Bahkan mesir sudah berjilbab ribuan tahun sebelum masehi.
Di negara non-muslim, wanita tidak pakai burqa atau jilbab, tapi angka pemerkosaan sangat rendah. Contohnya negara ateis RRC, Jepang, Korea dll..... Bgmn dgn negara Arab? Bgmn nasib TKW kita yg pakai jilbab di negara junjungan kita?
Emg org Arab muna semua. Tukang perkosa tkw. Malaysia jg. Tp ane lom pnh denger ada yg perkosa tkw di neg lain selain arab n malaysia.
la iya laaaahh brp byk sih TKW yg kerja di RRC, jepang korea dbanding Arab :P melek dulu dunk ...
kapan yah di indonesia sembarang mengeluarkan fatwa atau aturan agama bisa dituntut mencemarkan nama baik Islam? Di sini bahkan berbuat anarkis atas nama Islam saja tdk berani disanksi. Kasihan agamaku diperalat dan diubah wujud jadi hitam.
MOMENTUM
- Info Momentum
- Misteri Pembunuhan Presiden Kennedy Dengan Proyek UFO Rahasia
- Kawah Patomski, Kawah Misterius Bentukan Alien di Tengah Hutan Rusia
- "The Count" Penipu Ulung Paling Lihai di Dunia
- Hasta Brata, Misteri Ilmu Kepemimpinan Jawa
- Beredar Foto Seksi Mirip Sefty Sanustika Istri Fathanah
- Misteri Suara Denting Lonceng Di Komplek Pemakaman Menteng Pulo
- FOTO: Cantiknya Rosnita Putri Wanita Teman Dekat Arya Wiguna



