DUNIA

Israel Punya Nuklir, Kenapa Iran Tidak Boleh?

IAEA telah menerapkan standar ganda terhadap nuklir Iran.

ddd
Kamis, 27 September 2012, 10:02 Denny Armandhanu
Citra satelit Instalasi nuklir Dimona, Israel, tahun 1968
Citra satelit Instalasi nuklir Dimona, Israel, tahun 1968 (GlobalSecurity.org)

VIVAnews - Tuduhan atas Iran yang dikatakan tengah membuat senjata nuklir dilayangkan bertubi-tubi oleh rezim zionis Israel. Puncaknya, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengancam akan membombardir Iran jika negara tersebut tetap bergeming atas tuntutan AS dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Menanggapi tuduhan ini, Iran tetap pada posisinya. Presiden Mahmoud Ahmadinejad dalam berbagai kesempatan di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB pekan ini di New York, Amerika Serikat, bersikeras nuklir Iran untuk tujuan damai, bukan senjata.

"Iran dianugerahi kekayaan alam berupa uranium. Ini hak kami yang sah untuk menggunakannya," kata Ahmadinejad, dilansir Christian Science Monitor Selasa pekan ini pada sebuah acara makan malam dengan para akademisi di New  York.

Soal nuklir, Ahmadinejad mengatakan bahwa IAEA dan Amerika Serikat telah menerapkan standar ganda. Selama ini, Iran telah kooperatif saat IAEA berkunjung memantau fasilitas nuklirnya. Hanya saja, kecurigaan IAEA muncul saat Iran tidak mengizinkan pemantau mereka memasuki fasilitas nuklir di Parchin.

"IAEA membuat permintaan yang ilegal dan daftar permintaan mereka bertambah banyak saja," alasan Ahmadinejad.

Tapi IAEA diam saja saat pemerintah zionis melarang mereka memasuki wilayah Israel yang diyakini berdiri fasilitas nuklir. Padahal sejak 25 tahun lalu, telah berkembang dugaan bahwa Israel tengah mengembangkan senjata nuklir di kota Dimona yang terletak di tengah-tengah Gurun Negev.

CNN dalam sebuah tayangannya, Rabu 26 September 2012, mengatakan dugaan ini dibuktikan oleh foto dan dokumentasi yang dibocorkan oleh Mordechai Vanunu, salah seorang teknisi di instalasi nuklir Dimona di harian Sunday Times, 5 Oktober 1986.

Menanggapi berita kepemilikan senjata nuklir, Israel menolak berkomentar - tidak membantah dan tidak mengiyakan. Para peneliti memperkirakan Israel telah memiliki lebih dari 200 hulu ledak nuklir.

Akibat informasi ini, Vanunu diculik Mossad dari persembunyiannya di Roma dan dihukum penjara selama 18 tahun.

Israel juga bukanlah salah satu negara penandatangan Traktat Non-Proliferasi Nuklir yang mengatur larangan pembuatan senjata nuklir. Selain Israel, yang menolak menandatangani traktat ini adalah India, Pakistan dan Korea Utara.

Berbeda "Bahasa"

Lalu, apa bedanya dengan Iran? Perdana Menteri Benjami Netanyahu dalam wawancara dengan CNN menegaskan bahwa perbedaannya adalah dari "bahasa".

"Kami tidak pernah mengancam membunuh, memusnahkan negara dan bangsa lain. Tapi kami terancam dengan ancaman tersebut," kata Netanyahu.

Sebelumnya, Ahmadinejad memang mengancam akan memusnahkan Israel. Bahkan, pemimpin Garda Revolusi Iran Mohamed Ali Jafari mengatakan bahwa Israel akan rata dengan tanah jika perang dengan negaranya. Namun, ancaman ini diberikan setelah Israel terlebih dulu mengancam menyerang Iran.

"Negara zionis [Ahmadinejad menolak menyebut 'Israel'] ingin memprovokasi dan membuat suasana semakin tegang, yang akhirnya malah membuat mereka terpojok. Dunia harus mengutuk rezim yang mengancam mengebom Iran. Apakah pemerintah Barat bisa mengendalikan zionis ini?" kata Ahmadinejad.

Sementara itu Amerika Serikat -sekutu Israel- hanya geleng kepala melihat kenekatan Israel. Presiden Barack Obama menegaskan bahwa mereka tetap memilih jalan diplomasi dan agresi militer bukanlah salah satu opsi saat ini.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
supersenslad
29/09/2012
Ini yg pada membela israel memang sudah jelas "buta" ya buta pengetahuan, juga buta mata hatinya. Mereka ini orang-orang yg sok tahu pdhal tidak tahu. israel itu punya nuklir dan tidak mau ada pesaing krn apa? krn mereka ingin menjadi Tuhan dimuka bumi.
Balas   • Laporkan
donworry | 01/10/2012 | Laporkan
Udah tau khan negara yg punya nuklir gak cuma Israel? Israel sebuah negara kecil yg letaknya di antara negara2 Arab yg anti keberadaan Israel, yg kapan saja akan menelan Israel jika lemah. Israel punya nuklir adalah keniscayaan krna kemajuan teknologi
megalmegol
27/09/2012
memang Iran harusnya gak boleh.. di Iran sering terjadi konflik.. sejarah pergantian pemerintahannya bahkan sering dari kudeta..
Balas   • Laporkan
blubglup | 27/09/2012 | Laporkan
sudah baca sejarah Iran???? jangan asal ngomong.Kudeta diambil oleh kaum mulah karena Syah Rea Fahlevi sangat tirani dan sangat memihak amerika.
neosack
27/09/2012
Jurnalis Vivanews lulusan Sarjana atau Lulusan SMA ?? beritanya akhir2 ini selalu abal - abal, selalu menebar berita tentang konflik antara komentator, mana berita tentang persatuan ?? komen yang tak SARA pun dihapus demi rating.
Balas   • Laporkan
atjehers | 27/09/2012 | Laporkan
karena Neosack pengikut tuhan yang dibunuh dan digantung yahudi di tiang. Wkwkwkwkw :D
kaptenzibrud | 27/09/2012 | Laporkan
persatuan palalu peang....
bloody3lf | 27/09/2012 | Laporkan
kalo ingin mendengar ttg persatuan, itu bukan tugasnya seorang jurnalis, carilah motivator ato baca buku sejarah kemerdekaan. VIVANEWS hanya bertugas menyampaikan berita apa adanya.
neosack
27/09/2012
Jurnalis Vivanews lulusan Sarjana atau Lulusan SMA ?? beritanya akhir2 ini selalu abal - abal, selalu menebar berita tentang konflik antara komentator, mana berita tentang persatuan ?? komen yang tak SARA pun dihapus demi rating.
Balas   • Laporkan
neosack | 27/09/2012 | Laporkan
soo what, gw yg komen kok lu yg sewot, dasar muslim ktp, punya iman kok gampang di adu domba, wkwkwk
maafdewa | 27/09/2012 | Laporkan
BWUAHAHAHAAAA..KOMENT LAGI INI SI ATHEIS, NGACA DONG LUHHHH..TADIKAN INI KOMENT SUDAH DIHAPUS. DASAR PROVOKATOR TAK TAHU RASA DOSA. MAKAN ITU DUNIAMU SEKARANG TUNGGU DIAKHIRAT...
bloody3lf
27/09/2012
@kimiajis: kamu dpt dr mn info sesat yg bil org yahudi dilarang masuk indo? ternyata udah parah banget penyakit kebencianmu mas. gw turut prihatin, bljr yg byk jgn maluin agama n bangsa mu nak.ckckckck...
Balas   • Laporkan
israel cuma omong doang... kalau berani macem macem serang aja pak
Balas   • Laporkan
maafdewa
27/09/2012
HAJAR ISRAEL TIDAK LAYAK ADA DIMUKA BUMI INI, ISINYA MERUSAK, MEMBUNUH, MEMFITNAH, MENGAHASUT. HAJARRR....MARI KITA SERANG ISRAEL BERAMAI-RAMAI KITA BERSATU JANGAN SEPERTI TERORIS2 DI INDONESIA ITU BODOH MASA ORANG SENDIRI DIBOM, MENDING KE ISRAEL. OKE.
Balas   • Laporkan
joecy
27/09/2012
pada ribut aja loe, israel dan iran sama2 hebat...
Balas   • Laporkan
kimiajis
27/09/2012
kok aneh ada belain israel. israel=yahudi. di indonesia, yahudi dilarang masuk. jelas islam memusuhi yahudi karena yahudi adalah agama terkutuk. lha kalo ada yang belain israel, emang agamanya yahudi juga. bisa diusir tuh dari indonesia.
Balas   • Laporkan
neosack | 27/09/2012 | Laporkan
belum tentu yg bela israel keturunan yahudi, yg provokator tuh elu sendri, ngajak orang laen saling membenci, NGACA BANG ATAU GA PUNYA KACA DIRUMAH??
maafdewa | 27/09/2012 | Laporkan
YANG BELA YAHUDI DI INDONESI ITU NAMANYA ISRAEL DIASPORA TURUNAN YAHUDI. SEPERTI NEOSACK, JOECY, SAFIYAH, AHMADIBEJAD, BLOOF3LF. KERJAAN MEREKA PROVOKATOR SUPAYA LEMAH IMANNYA.
bloody3lf | 27/09/2012 | Laporkan
@kimiajis: loe google aj pasti dapet alamatnya. Loe ngerti gak sih arti yahudi? org yahudi itu ada dimana2. Ada yahudinya amrik,indo,cina dll. Kalo dah sadar pasti loe malu bil.yahudi gak diijinkan msk indo.
ahmadihbejad
27/09/2012
@merteruty: anda ternyata sungguh terbelakang,sejarah membuktikan Daud vs Goliath,Firaun,Hitler n sampe 6 Days War yg mempermalukan dunia Islam. Membuktikan Israel sudah 4-0 melawan musuh2nya. Iran?lawan irak 7 thn aj ga kelar2, mala minta senjata dr AS.
Balas   • Laporkan
ahmadihbejad | 27/09/2012 | Laporkan
menurut kitab loe malah byk menang karena Allah ada di pihak Yahudi saat itu. Malah Allah membantu dgn tornado n membelah laut utk mereka.
meleko.matamu.cuk | 27/09/2012 | Laporkan
double akun.bllody3lf=ahmadihbejad. Yahudi bnyk terima kekalahan waktu jaman nabi.bentenganya khaibar hancur..


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com