DUNIA

Malaysia Sempat Ancam Google Terkait Film Hina Nabi

Jika akses film tak ditutup, Google di Malaysia akan ditutup.

ddd
Rabu, 19 September 2012, 21:27 Bayu Galih, Daru Waskita (Yogyakarta)
Demo Film
Demo Film (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews - Menteri Penerangan Komunikasi dan Kebudayaan Malaysia, DR Rais Yatim, mengatakan tak sepakat dengan aksi kekerasan yang dilakukan oleh umat muslim di dunia dalam memprotes film "Innocence of Muslims". Dalam film garapan Nakoula Basseley Nakoula itu terdapat penghinaan terhadap Nabi Muhammad.

“Melakukan aksi unjuk rasa itu adalah hal yang wajar dalam negara demokrasi. Namun dengan kekerasan dan menyebabkan korban jiwa jatuh, saya tidak sepakat,” kata Rais Yatim, usai menghadiri penutupan pertemuan ke-5 ASEM-CMM (Asia Europe Meeting Culture Minister's Meeting) di Yogyakarta, Rabu 19 September 2012.

Menurutnya, tindakan demontrasi dengan kekerasan bahkan menimbulkan korban jiwa akan semakin memperburuk citra Islam, yang diklaim suka bertindak dengan kekerasan. “Tindakan itu justru akan memperburuk citra umat Islam di mata dunia,” tuturnya.

Pemerintah Malaysia sendiri telah meminta perusahaan Google sebagai pemilik YouTube untuk menutup film tersebut. Google pun menuruti permintaan itu dan memblokir akses ke film itu di YouTube.

“Kalau Google tidak menutup film tersebut maka perusahaan Google di Malaysia akan kami tutup. Namun sayangnya ketika film diblokir ada orang lain yang mengunggahnya lagi,” ucap Rais.

Lebih lanjut DR Rais Yatim yang mengaku masih keturunan orang Minang ini sangat menyayangkan pertemuan ke-5 ASEM-CMM (Asia Europe Meeting Culture Minister's Meeting) tidak memasukkan masalah film "Innocence of Muslims" ke dalam salah satu keputusan yang nantinya akan dibahas ditingkat Asia-Eropa.

“Perkara ini sangat erat kaitannya dengan budaya dan agama, yang seharusnya turut dibahas dalam ASEM-CMM,” ujarnya.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
ikaza
20/09/2012
tanpa google juga gpp
Balas   • Laporkan
karyonokyona
20/09/2012
ITULAH PEMIKIRAN ORANG YANG MENGUTAMAKAN KEKUASAAN, NABINYA DIHINA ORANG GAK BOLEH BERTINDAK! KARENA TAKUT DENGAN AMERIKA.... COBA KALAU AYAHNYA YANG DIBUAT DALAM FILM TERSEBUT, PASTI SAMPAI MATI PASTI PEMBUATNYA AKAN DICARI UNTUK DIBUNUHNYA!!!!!!!!!!!!!
Balas   • Laporkan
mxol
20/09/2012
Menterinya sih dari PKS. Coba kalau mentrinya dari FPI pasti meniru malasia.
Balas   • Laporkan
enryusan | 22/09/2012 | Laporkan
indonesia sudah melakukan itu, tapi sama aja seperti malaysia ketika diblokir ada yang mengunggahnya lagi.
francescoli
20/09/2012
sutradaranya Manusia yang ga punya kualitas... Negara bebas ya begitu lha... Amerika wajib bertanggung jawab kepada seluruh umat islam di muka bumi ini.. karena warga nya
Balas   • Laporkan
seharusnya indonesia meniru malaysia...
Balas   • Laporkan
enryusan | 22/09/2012 | Laporkan
indonesia sudah melakukan itu, tapi sama aja seperti malaysia ketika diblokir ada yang mengunggahnya lagi. "Kalau Google tidak menutup film tersebut maka perusahaan Google di Malaysia akan kami tutup. Namun sayangnya ketika film diblokir ada orang lain ya
statman
20/09/2012
Amarah hanya membawa kita pada kerusakan serta membawa kita pada kehancuran, sia-sialah semua
Balas   • Laporkan
junjunanto
20/09/2012
salut dengan pemikiran mentri malaysia ,itu baru pemikiran yg benar, buat apa dunia berperang cuma gara2 satu orang sutradara bodoh.
Balas   • Laporkan
HARUS DI HUKUM MATI TUH SUTRADARANYA bikin perang dunia aja
Balas   • Laporkan
montolivo | 20/09/2012 | Laporkan
@vibrio, lha wong kenyataannya spt itu gak usah marah2 bro!
vibrio | 20/09/2012 | Laporkan
@Joecy: Kau lebih baik diam bila tidak tau apa yang menyebabkan kami angkat pedang, jangan cuma taunya setengah2 udah berkoar2 dimana2. Mungkin buat mu kalau ajaran agama mu dihina kau akan diam saja sambil ngupil, tapi tidak untuk kami.
yesaya | 20/09/2012 | Laporkan
terus Tuhan dikemanain, jk sampeyan yg menjadi Tuhan ...
mybest
19/09/2012
:ngakak-ANE-GAN blokir aja tuh google, ntar ente pake teropong nyari BOK-EP
Balas   • Laporkan
salasmadrid | 20/09/2012 | Laporkan
hahaha... otak ngeerreess.. lo,, tapi jujur ya gua gak Muna... kalao gak ada google, gemana selanjut-nya ya..???
ndova | 20/09/2012 | Laporkan
pek'ak banget sih lo best. search engine emang google doank?. yahooo!, bing and msh banyak lagi bro. ngk ngaruh juga kali kl kita tutup google. justru google yang harusnya takut.
edisonsinaga | 19/09/2012 | Laporkan
dasar otak udang, pikirannya bokep mulu


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru