DUNIA

Hillary Clinton: Film "Innocence of Muslims" Menjijikkan

“Pemerintah AS sama sekali tidak ada hubungannya dengan video itu."
Kamis, 13 September 2012
Oleh : Arfi Bambani Amri, Rizky Sekar Afrisia
Hillary Clinton

VIVAnews - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, menegaskan pemerintah AS tidak ada hubungannya dengan film "Innocence of Muslims" yang dibuat Sam Bacile. Film yang dimaksud, merupakan pelecehan terhadap agama Islam dengan menggambarkan Nabi Muhammad sebagai sosok yang sangat negatif.

Meski dibuat seseorang berkebangsaan Israel-Amerika, ditambah kesan bahwa selama ini AS sangat memerangi terorisme yang diidentikkan dengan Islam, Hillary termasuk orang yang kontra terhadap film itu. “Pemerintah Amerika Serikat sama sekali tidak ada hubungannya dengan video itu. Kami benar-benar menolak isi dan pesannya,” ujarnya kepada pejabat senior Maroko.

“Bagi kami, dan bagi saya pribadi, video itu sangat menjijikkan dan tercela. Tampak jelas sekali itu memiliki tujuan yang sangat sinis, yakni merendahkan agama dan memancing kemarahan,” lanjutnya.

Akibat Innocence of Muslims tersebar di Internet, Duta Besar AS di Benghazi, Libya, meninggal terkena serangan roket dari massa yang protes terhadap film itu. Tiga staf Kedutaan Besar dan beberapa petugas keamanan juga menjadi korban dalam peristiwa itu. Pemerintah Libya sendiri telah memintaa maaf atas peristiwa yang terjadi, dan berjanji akan mengusut tuntas kasus ini.

(Politico)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found