DUNIA

11-9-2001: Tragedi Serangan "9/11"

Tragedi di Menara Kembar WTC ini memicu perang global atas terorisme.

ddd
Selasa, 11 September 2012, 08:52 Renne R.A Kawilarang
Tragedi penabrakan Menara Kembar WTC, New York, 11 September 2001
Tragedi penabrakan Menara Kembar WTC, New York, 11 September 2001 (REUTER/STR New)

VIVAnews - Pada sebelas tahun lalu, kelompok teroris menyerang Amerika Serikat (AS) dengan cara yang sangat memilukan. Tepat pukul 08.45 pagi waktu New York, hari Selasa, 11 September 2001, pesawat Boeing 767 milik maskapai American Airlines menghantam menara utara gedung World Trade Center di Kota New York.

Jaringan militan al-Qaeda pimpinan Osama bin Laden dituding sebagai yang bertanggungjawab atas insiden itu, yang dikenal sebagai Tragedi 9/11. Sejak itu, AS dan banyak negara menyatakan perang melawan terorisme.

Laman The History Channel mengungkapkan bahwa insiden itu menyebabkan lubang besar di sekitar lantai 80 gedung pencakar langit dengan 110 lantai tersebut. Ratusan orang tewas seketika.

Saat evakuasi tengah berlangsung, pesawat kedua, Boeing 767 milik United Airlines dengan nomor penerbangan 175, muncul di langit, berbelok tajam mengarah ke World Trade Center, dan menghantam menara selatan WTC di sekitar lantai 60. Tabrakan itu menyebabkan ledakan hebat. Reruntuhan bangunan berjatuhan ke gedung-gedung sekitarnya dan jalanan di bawahnya.

Saat jutaan orang menyaksikan peristiwa memilukan di New York, sebuah pesawat milik American Airlines dengan nomor penerbangan 77 berputar mengarah ke Washington dan menabrak sisi timur gedung kantor pusat Pentagon, pukul 09.45 waktu Washington.

Bahan bakar pesawat jet menyebabkan kobaran api hebat. Sebanyak 125 personel militer dan warga sipil tewas di Pentagon bersama 64 orang di dalam pesawat.

Jumlah korban di World Trade Center dan sekitarnya mendekati 4.000 orang, termasuk 343 petugas pemadam kebakaran dan 23 personel kepolisian yang berusaha mengevakuasi dan menyelamatkan para pegawai yang terjebak di lantai atas. Hanya enam orang di menara WTC yang selamat tanpa luka. Sebanyak 10.000 orang lainnya mengalami luka-luka, sebagian besar menderita luka parah.

Sebanyak 19 pelaku adalah teroris dari Arab Saudi dan beberapa negara Arab lain. Mereka dibiayai organisasi teroris milik Osama bin Laden, Al Qaeda. Beberapa teroris sudah tinggal di AS lebih dari satu tahun dan mempelajari cara menerbangkan pesawat di sekolah penerbangan komersial Amerika. Pelaku lain menyusup ke AS beberapa bulan sebelum 11 September.

Sementara itu, pesawat keempat milik United dengan nomor penerbangan 93 dibajak sekitar 40 menit setelah meninggalkan Bandara Internasional Newark di New Jersey. Karena penerbangan sempat tertunda, penumpang pesawat telah mengetahui kejadian di New York dan Washington melalui telepon selular dab panggilan Airfone ke darat. Mengetahui kalau pesawat tidak kembali ke bandara, sekelompok penumpang dan pramugari berencana melakukan perlawanan.

Mereka melawan empat pembajak yang sudah mengambil alih kokpit. Dengan kecepatan tinggi, pesawat jatuh ke wilayah pemukiman di barat Pennsylvania pukul 10.10 pagi. Semua 45 penumpang tewas.

Target tabrakan tidak diketahui, tetapi Gedung Putih, U.S. Capitol, dan kamp peristirahatan presiden Camp David di Maryland, serta satu dari beberapa pabrik nuklir di wilayah timur AS, diduga dijadikan sasaran pembajak.

Pada awal Mei 2011, pasukan khusus AS berhasil memburu sekaligus menembak mati gembong al-Qaeda, Osama bin Laden, di Kota Abbottabad, Pakistan. Kematiannya dikonfirmasi oleh Presiden AS, Barack Obama. Namun, Osama tetap jadi misteri bagi publik, karena pemerintah AS hanya menyatakan bahwa mayatnya langsung dikubur di bawah laut beberapa jam setelah ditembak. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
donilesmana
11/09/2012
sebelas tahun sudah berlalu sejak peristiwa serangan teroris 9/11. Harusnya peringatan peristiwa ini dijadikan momentum untuk berdamai. Hal ini justru bisa memutus akar terorisme yaitu kebencian dan intoleransi.
Balas   • Laporkan
harusnya momen 9/11 ini bs mjd peringatan bagi kita utk prihatin thd para korban atas aksi teroris sekaligus galakkan semangat perdamaian bukannya mlh menyalah2kan AS atau mengadu domba dgn Muslim
Balas   • Laporkan
neosack
11/09/2012
YANG PINTER AGAMA MENDING PENDALAMI DULU ILMU KALIAN, PERCUMA KOAR2 DISINI, BIKIN SAMPAH AJAH, MAU YAHUDI, MUSLIM, KRISTEN, BUDDHA, ATHEIS. SAMA2 G0BL0K KALO NGELADENIN KOMEN SAMPAH KALIAN.
Balas   • Laporkan
neosack
11/09/2012
YANG PINTER AGAMA MENDING PENDALAMI DULU ILMU KALIAN, PERCUMA KOAR2 DISINI, BIKIN SAMPAH AJAH, MAU YAHUDI, MUSLIM, KRISTEN, BUDDHA, ATHEIS. SAMA2 KALO NGELADENIN KOMEN SAMPAH KALIAN.
Balas   • Laporkan
meleko.matamu.cuk
11/09/2012
@Ahmadibejad : AS memerangi teroris adalah kedok memerangi Muslim,mengapa israel gak diserang AS pdhl pny nuklir, siapa yg bakar&ngencingi Qur'an, siapa yg punya idealisme penjajah Gold,Glory,Gospel, siapa yg bantai rakyat Afghan, palestin&Iraq
Balas   • Laporkan
bloody3lf
11/09/2012
tidak pernah sekalipun sy pernah mendengar apalagi melihat diberita dimana pemerintah AS berteriak utk memerangi Islam n ajaran jihadnya, demikian jg saya tidak pernah melihat rakyat AS turun ke jalan membakar bendera negara Islam sambil berteriak marah2.
Balas   • Laporkan
meleko.matamu.cuk | 11/09/2012 | Laporkan
AS memerangi teroris adalah kedok memerangi Muslim,mengapa israel gak diserang AS pdhl pny nuklir, siapa yg bakar
ahmadihbejad | 11/09/2012 | Laporkan
sebaliknya..mereka yg beragama islam hampir tiap hari berteriak2 ingin memerangi AS, mengutuki sampai membakar bendera AS penuh dengan perasaan benci dan amarah..dan lahirlah yg namanya TERORIS!
ahmadihbejad
11/09/2012
byk karyawan Yahudi tidak masuk kerja pada saat kejadian, itu karena mereka sudah diperingatkan oleh MOSSAD, sebenarnya CIA jg sudah diperingatkan oleh MOSSAD tetapi tidak ditanggapi serius dan kurangnya bukti. MOSSAD adalah agen intel terefektif didunia.
Balas   • Laporkan
meleko.matamu.cuk | 11/09/2012 | Laporkan
mossad tahu karena perencananaya, Mosad adalah agen intel penjagal terefektif di dunia
kun19
11/09/2012
Setelah para teroris kucar kacir diacak2 AS, maka indonesia menjadi bibit baru perkembangan teroris yg akan datang, terlihat dari tak berdayanya pemerintah dengan para ormas "TERORIS" yg nyata menteror kehidupan berbangsa kita...
Balas   • Laporkan
profit.izzudin | 11/09/2012 | Laporkan
Justru Umat Muslim merasa diteror di Indonesia,berjenggot,rajin ke masjid,bawa lulusan pesantren,ikut kajian,lembaga dakwah dicurigai..
edow | 11/09/2012 | Laporkan
amerika dan antek2nya ditujukan untuk memerangi Islam dan umat Islam khususnya menghapus ajaran Jihad dari syariat Islam
summerstrike
11/09/2012
emua orang di dunia udah tau pelaku sebenarnya 911 itu pemerintah amerika sendiri. Lu malah bikin artikel kayak gini
Balas   • Laporkan
ahmadihbejad | 11/09/2012 | Laporkan
"semua org didunia sudah tau?" lebay banget! kebanyakan baca cerita konspirasi loe! @edow: gw gak pernah mendengar AS menuduh Islam sbg teroris, jgn2 loe provokator ya?
bloody3lf | 11/09/2012 | Laporkan
@summerstrike: bukti2 yg loe dapet dr cerita konspirasi gak akan mengubah buku sejarah dunia kalo peristiwa 911 itu diserang Alqaeda!
edow | 11/09/2012 | Laporkan
Jadi jelas sudah tujuan dari fitnah terorisme ini,menuduh Islam sbg terroris, masyaAllah
awan89
11/09/2012
Gantian dibabat rakyat sipil di irak kayak boneka pakae RPG wkwkwk, serpihan ajaran al-qaida di indonesia adalah gen bahlul yang di wariskan dari timur tengah
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com