DUNIA

Menlu ASEAN Sikapi Konflik Rakhine

Indonesia paham kompleksitas Myanmar dalam selesaikan konflik Rakhine.

ddd
Sabtu, 18 Agustus 2012, 10:01 Ita Lismawati F. Malau, Arry Anggadha
Etnis Muslim Rohingya di Myanmar
Etnis Muslim Rohingya di Myanmar (Reuters)

VIVAnews - Menteri Luar Negeri ASEAN sepakat untuk mendukung berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Myanmar terkait konflik di Rakhine, Myanmar. Kesepakatan ini diambil setelah ada komunikasi intensif di antara Menlu ASEAN membahas situasi terakhir di Rakhine.

Dalam rilis Kemenlu RI, Menlu ASEAN memberikan pernyataan bersama pada 17 Agustus 2012. Menlu ASEAN menyatakan dukungannya untuk berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Myanmar dalam mengembalikan situasi yang kondusif, khususnya mengatasi situasi kemanusiaan di Rakhine.

"Negara ASEAN senantiasa siap untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada Myanmar untuk mengatasi situasi di Rakhine," demikian rilis yang diterima VIVAnews, Sabtu 18 Agustus 2012.

Menteri Luar Negeri ASEAN juga menggarisbawahi bahwa upaya untuk mengembangkan kehidupan yang harmonis dan menanamkan solidaritas nasional pada seluruh elemen masyarakat setempat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses demokrasi dan reformasi yang dilakukan Pemerintah Myanmar.

Menlu ASEAN juga menyatakan keyakinannya dan harapan yang besar terhadap Pemerintah Myanmar bahwa proses demokrasi dan tranformasi politik yang berlangsung di Myanmar termasuk menciptakan kehidupan yang harmonis di antara berbagai komunitas di Myanmar tidak akan berjalan di tempat, apalagi mundur.

Pernyataan bersama Menlu ASEAN merupakan hasil dari upaya konsisten Pemerintah Indonesia terhadap upaya penyelesaian masalah di Rakhine secara komprehensif dan konstruktif.

Upaya ini melengkapi berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Indonesia untuk membantu Myanmar dalam menyelesaikan konflik tersebut, baik secara bilateral maupun dalam berbagai forum internasional termasuk menunjuk Yusuf Kalla sebagai utusan khusus Pemerintah Indonesia untuk masalah di Rakhine, Myanmar.

Sebagaimana diketahui, atas inisiatif Indonesia dan beberapa Negara ASEAN lainnya, KTT OKI yang berlangsung di Mekkah, Saudi Arabia pada 14-15 Agustus 2012 secara konstruktif telah mendorong Pemerintah Myanmar untuk
menyelesaikan konflik di Rakhine State, Myanmar, termasuk akan bermitra dengan ASEAN dalam mendorong penyelesaian konflik dimaksud.

Sebagai negara yang memiliki pengalaman serupa, Indonesia memahami kompleksitas dan tantangan yang dihadapi Myanmar dalam menyelesaikan konflik tersebut. Indonesia telah, sedang, dan akan terus mendorong Pemerintah Myanmar untuk dapat menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik dan komprehensif serta mendorong Pemerintah Myanmar dalam proses rekonsiliasi dan penyelesaian secara damai berbagai konflik internal yang terjadi di Myanmar, termasuk yang melibatkan etnis Rohingya. (art)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru