DUNIA

Polisi Kejar Pembunuh Sadis di Pondok Pinang

Leher korban nyaris putus karena digorok pelaku yang mengendarai motor
Rabu, 1 Agustus 2012
Oleh : Eko Priliawito, Siti Ruqoyah
Ilustrasi pembunuhan

VIVAnews - Seorang pengunjung warnet bernama Rezky, 19 tahun, menjadi korban pembunuhan saat akan membeli makan sahur, pada dini hari tadi, Rabu 1 Agustus 2012. Leher korban nyaris putus karena digorok pelaku yang mengendarai motor.

Menurut Kapolsek Metro Kebayoran Lama, Komisaris Imam Yulisdianto, kejadian pembunuhan itu sekitar pukul 02.00 WIB, di Jalan H Muhi, RT 010 RW 01, Kelurahan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Korban yang juga naik motor dengan temannya, ditebas pada bagian leher oleh pelaku yang tidak dikenal.

"Dia naik motor  bersama temannya, pelaku menaiki motor juga dan saling berhadapan dengan motor korban. Tiba-tiba menghadang korban dan langsung menggorok leher korban dan hampir putus," ujar Imam saat dihubungi VIVAnews.

Teman Rezky tidak mengenali empat pelaku yang menggunakan dua motor, karena mereka menggunakan helm untuk menutupi wajahnya. "Saat ini kita lakukan pengejaran terhadap pelaku," katanya.

Kronologi kejadian

Menurut keterangan teman Rezky yang bernama Ridwan Arifin (16),  Rezki membonceng motornya  Yamaha Yupiter Z nopol B 6998 NGV untuk membeli makan sahur. Mereka akan menuju Bintaro dari arah Pondok Pinang melalui Jalan H Muhi.

Dari arah berlawanan, muncul dua motor dari arah gang dengan lampu dimatikan. Satu motor memepet motor yang tumpangi Ridwan dan Rezki. Pelaku lain yang naik motor Yamaha Mio  langsung melayangkan senjata tajam dan mengarahkan ke leher Rezky. Korban langsung ambruk dan terjatuh dari motornya.

"Salah seorang pelaku langsung menggorok leher teman saya. Saya kaget karena tiba-tiba korban ambruk dari motor," ujar Ridwan.

Usai melakukan aksinya, empat pria itu langsung melarikan diri dan kabur ke arah Pondok Pinang. Melihat rekannya tewas, Ridwan teriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan tersebut segera menghampiri jasad Rezky.

Polisi masih memintai keterangan Ridwan, dan dapat dipastikan bahwa kejadian itu bukan aksi perampokan. Hingga kini belum diketahui motif dari pembunuhan ini. (umi)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found