DUNIA

Indonesia-India Perkuat Hubungan Ekonomi

Kedua negara ingin genjot perdagangan hingga US$25 milyar pada 2015
Jum'at, 27 Juli 2012
Oleh : Renne R.A Kawilarang
Menlu Marty Natalegawa bersama Menlu India, S.M. Khrisna, di New Delhi 27 Juli 2012

VIVAnews - Sebagai dua negara demokrasi utama di Asia, Indonesia dan India sepakat memperkuat hubungan bilateral. Beberapa kerjasama baru yang disepakati yaitu penghindaran pajak berganda dan upaya menaikkan volume perdagangan kedua negara.

Demikian hasil inti kunjungan Menteri Luar Negeri RI, Marty Natalegawa, di India. Menurut siaran pers Kementerian Luar Negeri RI, Menlu Natalegawa hari ini di New Delhi menemui koleganya, Menlu S.M. Khrisna. Kedua menteri memimpin delegasi masing-masing dalam Pertemuan ke-empat Sidang Komisi Bersama Indonesia – India
 
“Kerjasama kemitraan antara Indonesia dan India membawa manfaat besar tidak hanya bagi rakyat kedua negara negara, melainkan juga bermakna positif bagi perkembangan di kawasan dan dunia,” kata Natalegawa. Pernyataan serupa juga diutarakan Menlu Khrisna.

Kemitraan RI – India sudah terjalin sejak lama, dimulai dari penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika di Bandung, tahun 1955, hingga saat ini, kerjasama erat terjalin di berbagai forum internasional seperti PBB dan G-20.

“India dan Indonesia merupakan negara berpenduduk terbesar kedua dan keempat di dunia. Keduanya aktif menyuarakan kepentingan Negara-negara berkembang.Keduanya juga merupakan Negara demokrasi. Karenanya, terbuka peluang besar untuk terus meningkatkan kemitraan  kedua Negara ke taraf yang lebih tinggi,” lanjut Natalegawa.

Kedua delegasi menyepakati beberapa kerjasama di sektor-sektor strategis. Di sektor keuangan, misalnya, disepakati perjanjian penghindaran pajak berganda antara kedua negara. Di samping itu, disepakati pula penyelenggaraan Indonesia – India CEO Meeting dan Forum Energi Indonesia – India, yang akan berlangsung akhir tahun ini.
 
Kedua Menlu optimistis bahwa, dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, akan tercapai target nilai perdagangan sebesar US$25 milyar pada 2015. Kedua delegasi juga membahas kerjasama di bidang ketahanan pangan, pertanian, pendidikan, politik-keamanan, dan sosial budaya.

Di samping itu, dibahas pula kerjasama kedua Negara di berbagai forum regional dan internasional termasuk ASEAN, IOR-ARC (forum kerjasama Negara-negara yang berada di kawasan Samudra Hindia), Gerakan Non Blok, G-20 dan PBB.

Kedua Menlu juga membahas persiapan penyelenggaraan ASEAN – Indonesia Cooperation Commemorative Summit di New Delhi pada bulan Desember 2012, yang direncanakan akan dihadiri pula oleh Presiden RI.

Pada kesempatan kunjungan kerja ke India, Menlu Natalegawa melakukan kunjungan kehormatan kepada Perdana Menteri India, Manmohan Singh, serta berbicara di hadapan ICWA (Indian Council on World Affairs). (sj)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found