DUNIA

4-7-1848: Manifesto Komunis Marx dan Engels

Ini jadi salah satu manuskrip politik paling berpengaruh di dunia

ddd
Rabu, 4 Juli 2012, 08:43 Renne R.A Kawilarang
Karl Marx pada 1875
Karl Marx pada 1875 (Wikimedia Commons / International Institute of Social History (Amsterdam, Netherlands))

VIVAnews - Pada 164 tahun yang lalu dua pemikir politik radikal Jerman, Karl Marx dan Fridrich Engels, menerbitkan karya mereka berjudul "Das Kommunistische Manifest" (Manifesto Komunis). Tulisan ini menjadi salah satu manuskrip politik paling berpengaruh di dunia sekaligus mengilhami ideologi politik para pemimpin di banyak negara sejak akhir abad ke-19.

Buku itu memuat teori-teori politik Marx dan Engels, yang dikenal dengan pemikiran Marxis. Kedua penulis menafsirkan kondisi masyarakat dan politik di Eropa saat itu, yang terjadi kesenjangan amat besar antara kaum pemodal (kapitalis) dengan masyarakat buruh sebagai dampak dari Revolusi Industri sehingga membentuk kelas tersendiri.

"Sejarah semua masyarakat hingga saat ini adalah sejarah perjuangan kelas," demikian kutipan Manifesto Komunis yang terkenal. Marx dan Engels juga memaparkan ide-ide mereka mengenai bagaimana masyarakat kapitalis pada akhirnya akan tergantikan oleh sosialisme, dan pada akhirnya oleh komunisme.

Menurut Jeremy Stangroom dan James Garvey lewat buku mereka "The Great Philosopher," penerbitan buku Marx dan Engels itu didukung oleh Liga Komunis di Jerman. Buku itu juga menyajikan pendekatan analitik mengenai perjuangan kelas - baik masa lampau maupun masa kini - dan masalah-masalah yang ada pada kapitalisme ketimbang memprediksi bentuk komunisme di masa depan.    

Dalam bukunya, Maerin Seymour-Smith menyatakan bahwa Manifesto Komunis sebagai salah satu dari "100 Buku Paling Berpengaruh yang Pernah Ditulis," baik dari masa lampau hingga masa kini. Negara-negara besar yang menganut aliran komunis, seperti Uni Soviet (yang telah bubar) dan China, serta para politisi sayap kiri mancanegara mengadopsi pemikiran Marxis. 





© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
Karl marz adalah bapak komunis yang faktanya seorang yahudi dengan peringkat 33 derajat sebagai level tertinggi dalam kelompok organisasi Freemason (organisasi menghacurkan islam).
Balas   • Laporkan
iron maiden | 11/07/2012 | Laporkan
itu tandanya yahudi memang top markotop, jumlah sedikit cuma 10 jutaan tp mempengaruhi dunia,bandingkan dgn indonesia yg 250 juta jadi eksportir babu n haji


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru