DUNIA

Protes Kaum Gay Bikin "Mesra" Putin-Medvedev

Kaum gay memprotes diskriminasi terhadap gay di Rusia.

ddd
Minggu, 24 Juni 2012, 14:47 Bayu Galih, Indrani Putri
Protes kaum gay, Putin dan Medvedev tampak
Protes kaum gay, Putin dan Medvedev tampak "mesra" (stern.de/courtesy dpa)

VIVAnews - Ratusan ribu aktivis Lesbian, Gay, Bisexual, and Transgender (LGBT) memadati jalanan kota Berlin, dalam rangka perayaan Christopher Street Day kemarin. Mengenakan kostum berwarna-warni, mereka berparade merayakan seksualitas mereka serta memprotes diskriminasi terhadap homoseksualitas.

"Selama masih ada diskriminasi terhadap homoseksualitas di masyarakat, penting bagi kami untuk memprotesnya dengan turun ke jalan," kata Walikota Berlin, Klaus Wowereit.

Deutche Welle melaporkan, walikota yang secara terbuka mengakui dirinya seorang gay ini prihatin dengan masih banyaknya diskriminasi terhadap gay dan lesbian di Jerman.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Christopher Street Day tahun ini lebih bernuansa politis. Sebab selain berpesta, para peserta parade juga memprotes diskriminasi terhadap kaum homoseksualitas, terutama di Rusia.

Kebijakan Rusia yang mengkriminalisasikan apa yang mereka sebut "propaganda gay", di beberapa wilayah, termasuk St. Petersburg, diprotes secara kreatif oleh para peserta.

Mereka menggambar potret raksasa Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan Perdana Menteri Rusia, Dmitry Medvedev, yang sedikit diberi sentuhan supaya tampak seperti pasangan gay. Selain itu, para peserta menembakkan meriam berisi confetti ke arah Kedutaan Besar Rusia di Berlin.

Christopher Street Day atau parade gay tahunan Jerman, diadakan setiap tahun untuk mengenang kerusuhan Stonewall di bar gay jalan Christopher Street, New York, pada 28 Juni 1969. Insiden inilah yang kemudian memicu AS mencetuskan gerakan hak kaum gay, yang kemudian meluas ke daratan Eropa.

Di Jerman, parade ini setiap tahunnya diadakan di Berlin serta Cologne. Tahun ini, parade Cologne dihelat pada 3 Juli. (art)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
sandarapark
04/12/2012
ya ampun.. buat kalian yg ngejudge para gay, pernah tidak agama kalian mengajarkan agar tidak mengganggu hak dan kebebasan orang lain? hidup2 mereka kok klian yg sibuk? kayaknya pernah deh di ajarin di sekolah : pelajaran kewarganegaraan.
Balas   • Laporkan
sandarapark | 04/12/2012 | Laporkan
katanya indonesia sudah Merdeka? bukankah arti merdeka itu bebas? mana kebebasan buat warga negara indonesia? belum merdeka donk ya? haha. masih di jajah donk sama warga negara sendiri. haha.
cipi_pras
17/09/2012
orang2 di yg komen sebelum saya kok udah kaya' Tuhan ya? sok paling bener dan suci hidupnya! gak usah ngurusin dosa orang!! setiap orang bertanggung jawab dengan hidup dan pilihan masing2 termasuk urusan dosa! itu urusan individu dengan Tuhannya!!
Balas   • Laporkan
revinclaw
28/06/2012
dunia makin rusak, tiga agama besar sudah jelas2 mengecam gaya hidup seperti itu, walaupun satu diantaranya sudah tidak konsisten lagi, binatang aja ngga doyan sama sesama jenis, lha manusia kok.....
Balas   • Laporkan
darko_jokovic | 14/07/2012 | Laporkan
Maksud u agama mana yang gak konsisten? Mana ada agama besar memperbolehkan hubungan sesama jenis. Udah jelas2 itu mah budaya dan sistem di negaranya. Ini ga beda jauh sama si bung-lon
@Darko : Hanya agama yg bisa diandalkan untuk membendung sifat yg lebih rendah dari binatang ini. Undang2 buatan manusia sendiri sdh terbukti GAGAL....!!! Gimana gak gagal, pembuatnya sendiri udah campur baur antara manusia normal dan abnormal.......!!!
Balas   • Laporkan
darko_jokovic | 14/07/2012 | Laporkan
Agama sih agama. Tapi tetap aja kalo orang ga ngejalanin ajarannya dengan bener mah sama saja bohong. Maka ada istilah agama ktp. Yah itu karena dasarnya orang itu sendiri. Dia ga kuat dengan godaan lingkungan sekitar. Justru lingkungan bisa mempengaruhi
yusufmarco
24/06/2012
HAHAHAHHAAHAH KOCAK!!!
Balas   • Laporkan
darko_jokovic
24/06/2012
U semua yang komentar di atas itu sudah seolah-olah udh jadi ahli agama aja. Emang agama u paling bener apa??? Sok tahu u semua!!! Paling tepat kalau kita mau menyalahkan adalah kelakuan bejat orang-orang itu sendiri. Bukan agamanya yang disalahin!!!
Balas   • Laporkan
darko_jokovic | 14/07/2012 | Laporkan
Pindah agama u? Mungkin iya tapi di mimpi u. Emang agama u apa? Kalo agama u paling bener, kok ngajarin u untuk nganggep agama lain itu gak bener? Emang agama u udah bikin maju negara? Jawabannya nihil. Toh gay dan lesbian juga ada tapi sembunyi2. Gitu aj
bunglon_forever | 25/06/2012 | Laporkan
Agamaku adalah yg paling benar. Klo km udah gak yakin agamamu paling benar, trus ngapain masih mempertahankannya? Pindah aja ke agamaku.....!!!!
army_men
24/06/2012
waduh, gk punya agama mereka?, kok bisa jdi kaya gini yak?, orang-orang aneh....
Balas   • Laporkan
army_men | 24/06/2012 | Laporkan
oh gitu ya gan, makasih buat info'nya
jauhiko
24/06/2012
Walikotanya aja Gay aduhh gimna masyarakat yg dibawah pimpinan dia. Jaman udah semakin hancur. Mereka telah berani terang" muncul.
Balas   • Laporkan
pokal | 24/06/2012 | Laporkan
.
bunglon_forever | 24/06/2012 | Laporkan
Kemaren berita parade gay dimeksiko, yang ini dijerman, coba cari tau apa agama mayoritas dikedua negara ini.....?


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru