DUNIA

Tugas Mengarang Disangka Surat Bunuh Diri

Vicki Walker panik luar biasa saat menemukan surat "perpisahan".

ddd
Sabtu, 23 Juni 2012, 06:20 Sandy Adam Mahaputra, Indrani Putri
Surat itu berisi ucapan selamat tinggal pada orang-orang yang mereka sayang.
Surat itu berisi ucapan selamat tinggal pada orang-orang yang mereka sayang.  

VIVAnews - Sebuah sekolah di Staffordshire, Inggris, meminta maaf setelah tugas mengarang salah satu siswa membuat ibunya panik luar biasa. Ibu yang malang itu sempat terkecoh membaca tugas tersebut, mengira putranya akan bunuh diri.

"Kami tidak pernah berniat membuat siapapun menderita dengan tugas mengarang ini, karena tujuan kami memang bukan itu. Kami sungguh-sungguh minta maaf," kata Rob Ridout, guru Discovery Academy.

Adalah Wesley Walker, seorang siswa 14 tahun yang mengarang tugas tersebut. Diberitakan BBC, Kamis 22 Juni 2012, Wesley dan teman-temannya yang mengikuti kelas seni ekspresi diminta menulis surat.

Para siswa diminta membayangkan seandainya mereka mengetahui usia mereka tidak lagi panjang karena mengidap penyakit yang sudah parah. Mereka lalu diminta menulis surat berisi ucapan selamat tinggal pada orang-orang yang mereka sayangi.

Sama seperti siswa yang lain, Wesley menulis surat yang kemudian dibawanya pulang setelah ditunjukkan pada guru. Sialnya, surat yang menyayat hati itu terbaca oleh ibunya, Vicki Walker.

"Saya mengira akan menemukan putra saya tergantung di atas ranjangnya. Sungguh, surat itu mengerikan sekali!," katanya. Vicki tidak menyangka sebuah sekolah akan menyuruh siswanya membuat tugas yang menyerupai surat bunuh diri.

Menurut psikolog anak Mike Hymans, pelajaran mengarang diperlukan supaya anak mampu mengungkapkan perasaannya. Dalam kasus Wesley, si anak kurang mengkomunikasikan konteks surat itu pada Vicki sehingga timbul kehebohan.

Berikut isi surat Wesley:

Ibuku sayang,

Aku menulis ini untuk mengucapkan selamat tinggal, dan terima kasih karena telah merawatku. Jangan menangis, karena aku tidak ingin Ibu sedih.

Aku ingin Ibu mengingat saat-saat yang membahagiakan. Saat pemakamanku, minta orang-orang untuk memakai pakaian berwarna cerah untuk menngingatku. Aku tahu selama ini aku hanya menyusahkan, tapi aku sudah bersama Nenek dan Kakek sekarang.

Aku mencintai Ibu, dan selamat tinggal. Beritahu Piper, dia bisa memakai kamarku. Beritahu Tasha, aku minta maaf atas semuanya. Beritahu Ayah, dia pria paling keren dan dia bisa mengambil Xbox dan mainanku. Dan untukmu Ibu, Ibu bisa memiliki semuanya.

Tegarlah untukku, Ibu!

Banyak cinta dari Wesley


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
etalia
23/06/2012
surat yang menyayat hati :(
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru