DUNIA

Suriah Kembali Bantah Bantai Warga Houla

Sebanyak 108 warga kota Houla dibantai, 34 di antaranya anak-anak tidak berdosa.

ddd
Jum'at, 1 Juni 2012, 13:51 Denny Armandhanu, Indrani Putri
Warga korban pembantaian di kota Houla, Suriah
Warga korban pembantaian di kota Houla, Suriah (REUTERS/Shaam News Network/Handout)

VIVAnews - Pemerintah Suriah bersikukuh tidak bertanggungjawab atas pembantaian ratusan warganya di Houla pekan lalu. Mereka balik menuding kelompok oposisi sebagai dalang pembantaian.

"Pasukan pemerintah tidak memasuki area tempat terjadinya pembantaian, baik sebelum atau sesudah kejadian," kata Qassem Jamal Sulaiman, kepala komisi penyidikan pembantaian pemerintah Suriah, dilansir BBC Jumat 1 Juni 2012.

Dia berdalih, keluarga yang dibantai adalah para loyalis pemerintah yang bersitegang dengan kelompok bersenjata. "Kelompok bersenjata ini membawa pengaruh militer asing yang tidak cocok dengan Suriah," ujar Sulaiman.

Pernyataan ini disampaikan menyusul kutukan internasional terhadap kekerasan di Houla Jumat lalu. Sebanyak 108 orang dibantai, 34 di antaranya anak-anak. Dewan Keamanan PBB secara bulat mengecam tindakan tersebut, tidak terkecuali China dan Rusia yang selama ini mendukung rezim Bashar al-Assad.

Bantahan Sulaiman ini tidak bisa dikonfirmasi kebenarannya, karena selama ini pemerintahan Assad menutup akses informasi bagi para jurnalis asing. Berbagai rekaman video dan pernyataan yang beredar diperoleh dari media lokal.

Dalam beberapa kesaksian di berbagai media internasional, tentara yang membunuhi warga adalah para shabiha, yaitu preman bersenjata di bawah perintah Assad. Kesaksian ini diperkuat oleh pengakuan para aktivis yang berhadapan dengan kelompok bersenjata ini sejak demonstrasi dimulai tahun lalu.

PBB mencatat, sejak 2011, lebih dari 9.000 orang tewas akibat gempuran tentara pemerintah dan para shabiha. Pemerintah Suriah selama ini malah menuding PBB dan media Barat telah memberitakan kebohongan.

Sebaliknya, Duta besar AS untuk PBB, Susan Rice, menyebut pernyataan Sulaiman adalah bohong besar. Sebab menurut pengamatan pasukan pemantau PBB, pasukan pemerintah justru tampak berkeliaran di sekitar Houla pada saat kejadian.

(ren)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
lumpur_lapindo
01/06/2012
bumi hanguskan negara suriah!! hapus dr peta dunia! ledakan dg bom atom ratakan dg lautan! 1 org staf dubes RI disuriah tewas ditembak. meski negara islam tp otak penuh setan! pembantaian masal ini namanya!! sembelih saja tuh presidenya!!! bom atom! lama
Balas   • Laporkan
badboy21 | 01/06/2012 | Laporkan
Pemerintah baru berencana memanggil dubes suriah wkwkwkwk dah mau kelar acaranya neh baru mau dipanggil, baru rencana ding .. kapan2 klo sempet autopilot emang neh negeri ku tercinta


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru