DUNIA

RI Beli Tank, Malaysia Borong Rudal Rusia

Rudal anti tank Kornet dan rudal anti pesawat udara Igla menjadi incaran negeri jiran itu.

ddd
Rabu, 18 April 2012, 07:29 Eko Huda S
Igla, rudal anti pesawat Rusia
Igla, rudal anti pesawat Rusia (en.rian.ru)

VIVAnews - Tak hanya Indonesia yang gencar berburu peralatan militer ke Rusia. Negara Jiran, Malaysia, diberitakan tengah bernegosiasi dengan Rusia untuk mendapat sejumlah persenjataan.

Laman Ria Novosti, Selasa 17 April 2012, melaporkan Malaysia akan menandatangani kontak pembelian sejumlah rudal dari perusahaan militer Rusia, Rosoboronexport.

Rudal anti tank Kornet dan rudal anti pesawat udara Igla menjadi incaran negeri jiran itu. Selain itu, Malaysia juga diberitakan berhasrat membeli rudal kendali dan kapal patroli dari Rusia.

Wakil Kepala Rosoboronexport, Viktor Komardin, mengatakan Rusia siap menjual lisensi pembuatan Molniya--kelas kapal rudal--dan Mirazh--kelas kapal patroli--ke Malaysia.

"Malaysia tertarik dengan Kapal Molniya dan Mirazh kami," kata Komardin seperti dikutip Ria Novosti. Dia menambahkan, Malaysia ingin membuat kapal ini di galangan lokal. Komardin juga menilai pembuatan kapal di Malaysia juga cukup bagus.

Sementara itu, Indonesia hampir dipastikan membeli tank ringan, BPM-3F, dari Rusia. Saat ini, proses negosiasi pembelian ini tengah berjalan. "Ini masih preaudit, lalu teken kontrak, baru diketahui berapa unityangkita beli," kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Hartind Asrin kepada VIVAnews. "Preaudit kira-kira dua minggu lagi selesai."

Namun, Hartind mengaku belum tahu berapa unit BMP-3F yang akan dibeli Indonesia. Ria Novosti melaporkan, Indonesia akan membeli 37 unit BMP-3F dengan harga sekitar US$100 juta.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
mickymouse
01/05/2012
AHH KITA MASIH MENANG BIAR MALINGSIAL BELI RUDAL ANTI PESAWAT, PESAWAT KITA CUMA DIKIT TAPI TNI KITA YG LEBIH BANYAK. AKU YAKIN PASTI MENANG APALAGI KITA PUNYA KOPASSUS DAN MARINIR YG HEBAT. HIDUP INDONESIAKU!
Balas   • Laporkan
kopasuss
01/05/2012
kita kaya punya segalanya. tp kekayaan itu asalnya dr duit pajak yg dibayar pajak. kl ada rakyat mati dibunuh di malaysia, seharusnya senjata2 itu mampu melawan dan membuktikan NKRI sangat menghargai 1 nyawa rakyat. itu baru jd negara disegani spt USA
Balas   • Laporkan
indonesia cuma menang 1 hal dari malingsia... jumlah org inkompeten yg menjabat di pemerintahan
Balas   • Laporkan
werewolf
28/04/2012
OOO GW TAU. PASTI BELI RUDAL DARI RUSIA GARA2 RUDALNYA MALAYSIA kecil
Balas   • Laporkan
kapolsek
19/04/2012
RI lbh baik mengembangkan potensi lokal seperti PT.PINDAD, PT.PAL, PT.DI, PT.INKA kerjasama dg LIPI, BPPT dan Univesitas semacam UI, ITB, UGM, UNAIR. Krn negara kepulauan perbanyak rudal jelajah. Disaat perang semua diembargo kita sdh mampu bikin sendiri.
Balas   • Laporkan
yengkiyan8130
18/04/2012
Coba Indonesia kaya iran,,malaisia nggak akan berani
Balas   • Laporkan
mickymouse | 18/04/2012 | Laporkan
NGGAK USAH KAYAK IRAN. JAMAN BAPAK SOEHARTO AJA MALAYSIA UDAH NGGAK BERANI APA2 KOQ.
tanpabeban
18/04/2012
Malaysia beli RUDAL ANTI PESAWAT. Antisipasi sukhoi. Kita mahal2 beli pesawat n ngelatih pilot. Mereka beli rudal yang jauh lebih murah, tinggal tembak deh.
Balas   • Laporkan
tempegoreng | 30/04/2012 | Laporkan
repot amat, kirim aja tentara, nyamar jadi TKI...
neosack | 18/04/2012 | Laporkan
kita kn ada tank, tembak ajah si penembak rudal nya, beres dehh
kocan
18/04/2012
Asal jangan tenk nya di pakai membantu perusahaan perkebunan malaysia di sumatra dan kalimantan,untuk merampas lahan dari orang pribumi yang kurus dan miskin aja......
Balas   • Laporkan
fauzan_ibrahim
18/04/2012
kayaknya tentara sebelah sudah panas tuh? oh iya jgn2 malaysia mau beli rimau hanya untuk mencari kelemahannya saja... waspadai tuh..
Balas   • Laporkan
zulkarnaens28
18/04/2012
Perlunya pembelian Tank sangat dibutuhkan di Indonesia,agar TNI AD dpt dg mudah menjaga Kedaualatan di Darat.Manfaatnya jauh lbh strategis di bandingkan kita tdk memilikinya.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com