DUNIA

Mogok Kerja di Bandara Frankfurt Berlanjut

Para kru darat yang mogok di bandara terbesar ketiga se-Eropa itu menuntut kenaikan gaji

ddd
Senin, 20 Februari 2012, 09:51 Renne R.A Kawilarang
Pesawat Lufthansa di Bandara Internasional Frankfurt, Jerman
Pesawat Lufthansa di Bandara Internasional Frankfurt, Jerman (REUTERS/Kai Pfaffenbach)

VIVAnews - Para kru darat Bandara Internasional Frankfurt, Jerman, awal pekan ini melanjutkan aksi mogok kerja namun dengan skala yang lebih luas. Aksi mogok ini sudah berlangsung sejak Kamis lalu dan telah membatalkan ratusan jadwal penerbangan komersil.

Menurut kantor berita Reuters, sebanyak 200 kru darat Minggu kemarin sudah menyatakan bahwa mereka kembali menggelar aksi mogok kerja di Bandara Frankfurt selama 24 jam pada Senin ini dari pukul 4 GMT (pukul 11 WIB). Pengumuman itu disampaikan serikat buruh GdF setelah pengelola bandara, Fraport, menolak proposal penyelesaian sengketa dari pihak penengah (arbitrator).

Para pekerja yang mogok ini bertugas mengarahkan pesawat parkir di apron setelah mendarat maupun mengarahkannya menuju landas pacu. Mereka yang tergabung dalam serikat GdF menuntut kenaikan upah sebesar 5 persen bagi semua pekerja. Pihak serikat pun mengeluh bahwa beban kerja kian berat setelah pihak pengelola membuka landasan baru - yang keempat di bandara - pada Oktober 2011.

Pengelola Fraport mengatakan bahwa proposal kenaikan gaji dari pihak serikat maupun rencana solusi dari mantan Walikota Hamburg yang menjadi pihak arbitrator, Ole von Beust, justru akan tidak adil bagi para staf lain yang juga bekerja di bandara untuk tugas serupa. Inilah yang menjadi pertentangan antara pihak serikat dengan pengelola bandara.

Fraport hari ini hanya akan mengoperasikan 70 persen dari total jadwal penerbangan. Mereka untuk sementara akan memberdayakan para pekerja yang bukan anggota serikat GdF atau staf lain yang pernah menjalani tugas sebagai kru darat.

Dari rata-rata 1.300 jadwal penerbangan per hari, 172 batal pada Kamis pekan lalu dan 290 lainnya juga ditangguhkan keesokan harinya. Sebagian besar jadwal penerbangan yang terganggu dioperasikan oleh maskapai Jerman, Lufthansa.

Pihak maskapai menegaskan bahwa hari ini bakal fokus pada layanan penerbangan jarak jauh. Frankfurt memiliki bandara udara terbesar ketiga di Eropa setelah London Heathrow dan Charles de Gaulle di Paris. Fraport pada 2011 melayani lebih dari 56 juta penumpang dan mempekerjakan 70.000 staf. (eh)

 


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru