DUNIA

Nigeria dalam Kondisi Darurat Negara

Kondisi darurat diterapkan setelah terjadi serangan dari kelompok Boko Haram.
Minggu, 1 Januari 2012
Oleh : Eko Huda S
Presiden Nigeria Goodluck Jonathan

VIVAnews - Presiden Nigeria, Jonathan Goodluck, menyatakan negaranya dalam keadaan darurat, khususnya di negara bagian utara. Keadaan darurat diberlakukan setelah terjadi serangkaian serangan yang dilakukan kelompok Boko Haram.

Jonathan menambahkan, negaranya akan menutup perbatasan dengan negara lain di utara. Keadaan darurat ini diterapkan di perbatasan Nigeria dengan Niger, Chad, dan Kamerun. "Saya menyatakan negara dalam keadaan darurat," kata Jonathan seperti dikutip The Telegraph.

"Penutupan sementara perbatasan ini dimaksudkan untuk mengatasi ancaman keamanan dan akan dibuka lagi saat keadaan sudah normal," ujarnya.

Dia menambahkan, saat ini pimpinan keamanan negaranya telah menginstruksikan untuk mengambil segala tindakan, termasuk melakukan konter terorisme untuk memulihkan keamanan.

Sebelumnya, militan Boko Haram, dari kelompok Islam radikal, melakukan serangkaian serangan bom di Nigeria pada Hari Natal. Kejadian itu menewaskan setidaknya 37 orang dan melukai 57 lainnya.

"Krisis telah diasumsikan melibatkan dimensi teroris," kata Jonathan. "Karena itu saya mendesak kepemimpinan politik (di pemerintah daerah utara) untuk bekerja sama maksimum untuk memastikan situasi bisa dikendalikan." Daerah Niger, Borno, dan Yobe, dinyatakan telah disusupi oleh militan Boko Haram. (art)

TERKAIT
    TERPOPULER
    File Not Found