DUNIA

AS Desak Eropa Segera Atasi Krisis Utang

Pasalnya, krisis di Eropa itu juga mengancam pemulihan ekonomi AS

ddd
Senin, 28 November 2011, 17:01 Renne R.A Kawilarang
Presiden Barack Obama (kanan) dalam KTT G20 di Prancis, 3 November 2011
Presiden Barack Obama (kanan) dalam KTT G20 di Prancis, 3 November 2011 (REUTERS/Kevin Lamarque)

VIVAnews - Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, akan mendesak para pemimpin Uni Eropa untuk segera menetapkan solusi yang pasti atas krisis utang di sejumlah negara Eropa. Pasalnya, krisis di Eropa itu juga mengancam pemulihan ekonomi AS, yang tahun depan kembali menggelar pemilu.

Menurut kalangan pengamat, seperti dikutip kantor berita Reuters, krisis itu menjadi agenda utama bagi Obama saat menerima kunjungan para petinggi Uni Eropa, Senin waktu Washington DC. Presiden Komisi Eropa, Jose Barroso, dan Presiden Dewan Eropa, Herman van Rompuy, akan menghadapi pertanyaan dari Obama mengenai cara mengatasi krisis utang.

"Dia [Obama] paham bahwa ini adalah masalah kepemimpinan Eropa," kata Heather Conley, pengamat dari Center for Strategic and International Studies di Washington DC.

Obama dan para tamunya itu akan mengumumkan hasil pertemuan mereka kepada pers. Dia kemungkinan besar menegaskan keyakinannya bahwa para pemimpin Eropa dapat mengatasi krisis bila mereka menunjukkan kepemimpinan politik yang kuat.

Obama sebelumnya mengatakan bahwa keputusan yang tegas di Eropa sangat diperlukan untuk meredakan gejolak di pasar keuangan. Masalahnya, hingga kini kalangan pasar masih menunggu rencana yang rinci dari Uni Eropa mengenai cara mengatasi krisis utang pada sejumlah negara anggota, seperti Yunani dan Italia sekaligus menanggulangi wabah dari masalah keuangan itu.

Selain krisis utang, para pemimpin juga akan membicarakan isu-isu lain, seperti masalah nuklir Iran serta gejolak politik di Suriah.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
daher
28/11/2011
mudah2-an negara2 arab ikut langkah Venezuela yg telah menarik simpanan 610 ton emasnya dr bank2 eropa... biar ambruk sekalian. negara2 tanpa sumber daya alam tapi sombongnya setengah mati. kesana kemari perang!!
Balas   • Laporkan
bangnapi79 | 29/11/2011 | Laporkan
setuju Gan.... tp sampai saat ini raja saudi adalah sekutu Laknatullah USA gmn??


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com