DUNIA

Pakistan Blokir 1.695 Kata untuk SMS

Ironisnya, beberapa kata yang diblokir justru malah memiliki kesan yang jauh dari kasar.

ddd
Kamis, 24 November 2011, 06:45 Hadi Suprapto, Indrani Putri
Pemerintah Pakistan memblokir 1.695 kata kasar dan tidak senonoh yang biasa digunakan dalam SMS
Pemerintah Pakistan memblokir 1.695 kata kasar dan tidak senonoh yang biasa digunakan dalam SMS  

VIVAnews - Pakistan memblokir 1.695 kata dalam bahasa Inggris dan Urdu yang dianggap kasar atau tidak senonoh dalam berkirim pesan singkat atau SMS. Kini, seluruh operator telekomunikasi di Pakistan telah memberlakukan pemblokiran tersebut.

Sebuah daftar berisi kata-kata yang terlarang digunakan sudah diedarkan di seluruh negeri sejak 14 November untuk disosialisasikan selama sepekan. Setelah tenggat waktu sosialisasi berakhir, seperti dimuat CNN pada Rabu 22 November 2011, barulah Badan Telekomunikasi Pakistan (PTA) mulai memberlakukan pemblokiran kemarin.

Ironisnya, beberapa kata yang diblokir justru malah memiliki kesan yang jauh dari kasar atau tidak senonoh, misalnya saja athlete's foot, lotion, fairy, four twenty, dan harder, seperti dikutip dari Times of India. Kata-kata lain yang dianggap tidak senonoh adalah taxi -yang merupakan sebutan lain pekerja prostitusi di Pakistan, gay, homosexual, urinate, mary jane, atau hole.

Pihak PTA mengatakan, pemblokiran dilakukan sebagai upaya mengurangi jumlah SMS spam atau SMS yang tak diharapkan. Namun, meskipun sudah mulai memberlakukan, pihak operator mengaku merasa dirugikan karena merasa keputusan ini kurang adil.

"Banyak kata yang diblokir bukan merupakan kata-kata jorok, bahkan merupakan istilah-istilah resmi, termasuk istilah hukum," kata Syed Mohammad Tayyab, pengacara pihak operator. "Keputusan PTA benar-benar tak adil dan perlu ditinjau ulang secara yudisial."

Operator pun meminta PTA memberikan klarifikasi atas keputusan yang dirasa sepihak ini. Selain itu, PTA juga dianggap sebagai polisi moral dengan peraturan yang melanggar kebebasan berbicara serta mempermalukan Pakistan. (eh)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru