DUNIA

Tes Pramugari Garuda di Korsel Dituduh Cabul

Calon pramugari mengaku diperintahkan setengah telanjang dan diraba oleh dokter pria.

ddd
Rabu, 24 Agustus 2011, 15:57 Denny Armandhanu, Nur Farida Ahniar
Seorang pramugari melihat kursi Boeing 737-800 NG milik Garuda
Seorang pramugari melihat kursi Boeing 737-800 NG milik Garuda (Antara/ Maha Eka Swasta)

VIVAnews - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia dinilai melanggar norma-norma kesusilaan dalam tes perekrutan calon pramugari di Korea Selatan. Pada tes tersebut, pramugari diperintahkan setengah telanjang dan diraba--maaf--payudaranya dalam pemeriksaan kesehatan.

Diberitakan kantor berita Yonhap, Rabu, 24 Agustus 2011, tes pemeriksaan kesehatan yang dinilai menyimpang ini terjadi pada bulan lalu. Pada tes tersebut, para calon pramugari diminta untuk melepas semua pakaian mereka kecuali celana dalam dan diminta berbaring.

Kemudian, seorang dokter lelaki asal Indonesia mulai meraba payudara mereka dan bagian tubuh lainnya. Setelah pemeriksaan tersebut, banyak calon pramugari mengeluh. Mereka menganggap tes itu memalukan dan merasa tidak nyaman diperintahkan telanjang dan diraba oleh dokter lelaki.

Kantor berita Korea Herald mengaku tidak dapat menghubungi juru bicara Garuda untuk dimintai konfirmasi. Namun, sebuah koran lokal Korsel berhasil menghubungi seorang juru bicara Garuda yang mengatakan bahwa itu adalah prosedur yang biasa dilakukan di seluruh cabang maskapai tersebut.

"Sebelumnya, para kandidat telah dimintakan persetujuannya untuk proses itu. Masalah meraba dada, kami melakukannya untuk melihat apakah mereka memakai cangkok payudara atau tidak. Hal ini penting karena tekanan udara di dalam pesawat dapat merusak kesehatan mereka. Kami juga melakukan pemeriksaan seluruh kulit untuk memastikan tidak ada tato yang dilarang oleh agama," kata jubir yang tidak disebutkan namanya tersebut.

Jubir tersebut juga mengatakan bahwa prosedur ini dilakukan di seluruh cabang, termasuk Jepang dan Australia. Pihak Garuda juga mengatakan bahwa semua maskapai penerbangan melakukan tindakan serupa.

Wakil Presiden Komunikasi Korporat Garuda Indonesia, Pujobroto, ketika dikonfirmasi mengatakan ia akan menghubungi perwakilan Garuda Indonesia di Seoul-Korea untuk meminta penjelasan soal ini. Dia enggan memberikan keterangan lebih lanjut. "Setelah selesai saya mendapatkan keterangan akan saya beritahu," ujarnya kepada VIVAnews.

Jajaran direksi seperti Direktur Utama Emirsyah Satar dan Direktur Operasional Ari Sapari tak membalas pesan yang dikirimkan VIVAnews. (kd)

Baca Juga

VIDEO Mahasiswa Jual Pacarnya di Facebook

VIDEO Iklan Mobil yang Dicabut Karena Terlalu Menyeramkan

Warga Bantah Sandera Polisi

Sensasi Goyang Lidah di Lantai 63

Okie Antar Anak Bertemu Mantan Suami Pasha Ungu

Ini Kehebatan Mobil Presiden SBY

FOTO: Lenggok Model Gendut di Sydney


 

 

 



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
Aduh
30/08/2011
tapi kenapa yang meraba harus LELAKI!!!??
Balas   • Laporkan
abdaie
26/08/2011
dalam kondisi darurat, hal yang tertegah dalam agama masih dibolehkan, pertanyaannya kenapa tidak memakai jasa dokter perempuan. kiamat memang sudah dekat
Balas   • Laporkan
ibrahim
26/08/2011
pie kareppe kie??ra ndwe sopan,,,budaya ngendi kui??adat,e wes donk luntur....
Balas   • Laporkan
avrhizal
26/08/2011
parah bennerrr.kabar
Balas   • Laporkan
tidur nyok
26/08/2011
mau kiamat dunia ini kali emang di zaman akhir gini banyak org gila..Pada tes tersebut, pramugari diperintahkan setengah telanjang dan diraba--maaf--payudaranya dalam pemeriksaan kesehatan ??? lantas kenapa yang raba2 dokter laki2 bukan dokter wanita.gila
Balas   • Laporkan
fahrufahru
26/08/2011
Kami juga melakukan pemeriksaan seluruh kulit untuk memastikan tidak ada tato yang dilarang oleh agama," kata jubir yang tidak disebutkan namanya tersebut. YANG MERIKSA TU PAK,,,DICEK DULU,,PUNYA AGAMA GA DIANYA,,,,, ASAL NGOMONG AJA TU JUBIR
Balas   • Laporkan
cikasss
26/08/2011
Bejad bangedh nih
Balas   • Laporkan
jasson
26/08/2011
maniak sex, dasar .....kaya gak ada aja dokter perempuan....penjahat kelamin
Balas   • Laporkan
ratakpiker
25/08/2011
Ane berani pastikan, pasti dokternya gak puasa tuh.... Parah......
Balas   • Laporkan
dave julio
25/08/2011
prosedur ya prosedur tapi prosedur no brapa...?? emang dokter cewek dah ga ada... knapa dokter cowo... kalian kenapa sih....!! ga mampu punya cewe ya sampai harus separah itu... kasihan calon pramugari yang lain...!! BEJAT NIH LAMA-LAMA....
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com