DUNIA

Model Cantik Ini Ikut Perang di Afghanistan

Rambutnya panjang, cantik, dan anggun, tapi berani ke garis depan pertempuran

ddd
Jum'at, 27 Mei 2011, 05:02 Elin Yunita Kristanti
Harriet Haslam-Greene
Harriet Haslam-Greene (www.dailymail.co.uk)

VIVAnews -- Tersenyum sopan ke arah kamera, ia seperti gambaran ideal 'mawar' Inggris. Fotonya menghiasi halaman 'girls in pearls' Majalah Country Magazine.

Model itu bernama Harriet Haslam-Greene. Di balik penampilannya yang lembut ia ternyata memilih karir yang jauh dari kesan feminin: menjadi tentara.

Hanya beberapa minggu setelah berpose di halaman tiga Country Magazine, perempuan 24 tahun itu maju ke garis depan perang Afghanistan.

Letnan dua itu kini telah dikirim ke wilayah Helmand di  Afghanistan, bersama dengan The Highlanders -- batalion keempat Resimen Skotlandia, milik Kerajaan Inggris.

Pengambilan gambar ia lakukan sebelum ke Afghanistan, di halaman Country Life yang sering dihiasi wajah para aristokrat Inggris.

Haslam-Greene yang sering disapa dengan nama akrab Hattie oleh kawan-kawannya maupun sesama tentara menggerai rambut coklatnya dan memakai gaun konservatif dalam pemotretan.

Ia juga menenakan sepasang anting mutiara, kukunya dirawat ala French manicure. Gayanya yang anggun sama sekali tak menunjukkan profesinya yang melelahkan.

Haslam-Greene, yang berasal dari West Sussex, bersekolah di sekolah khusus perempuan, Newnham College di Cambridge University.

Dia bergabung dengan militer 18 bulan lalu, meninggalkan Sandhurst pada bulan Agustus dan bergabung dengan Korps Intelijen.

Kini ia berbasis di Lashkar Gah, Haslam-Greene bergabung dalam tim yang tugasnya membangun hubungan baik dengan perempuan Afghanistan.

"Sangat mengagumkan melihat seorang  gadis yang berprofesi tentara dan pergi berperang, menjadi  model," kata editor Country Life, Mark Hedges seperti dimuat  Daily Mail, Kamis 26 Mei 2011. "Ia nampak mengagumkan, baik  saat duduk manis di rumah dengan pakaian sehari-hari, atau di  Afghanistan," tambah dia.

Hedges menambahkan, majalahnya juga dikirim setiap bulannya  ke Afghanistan. Jadi, para prajurit bakal melihat pose  Haslam-Greene.

Galaman 'girls in pearls' pertama kali diadalah pada 1897. Ratusan  perempuan darah biru pernah mejeng di halaman itu, termasuk  adik Ratu Inggis, Putri Anne dan baru-baru ini giliran putrinya, Zara  Phillips yang fotonya terpampang di sana.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
adhiandian
08/06/2011
ayu2 melu perang, gak po2 nek tenanan dadi tobate... hahaha, mending rene wae lho adem, neng kene yo no afgan, hahaha...
Balas   • Laporkan
pramita
06/06/2011
aneh .. hal yg mustahil
Balas   • Laporkan
fanylenka
04/06/2011
Wah... Kagum bnget nih.
Balas   • Laporkan
badoetsmart
02/06/2011
gak usah dihubung2kan dengan isu SARA...belajarlah objektiv dan netral dlm membaca berita...jangan bikin label yg bukan2 tanpa bukti yg kuat..
Balas   • Laporkan
bentar lagi terkenal tuh,,kayak briptu norman.....wakwkakwkakw
Balas   • Laporkan
the we
02/06/2011
poligami aj ama pemuda afghanistan biar tau syareat
Balas   • Laporkan
semoga sgera tobat kemudian masuk Islam dan menjadi seorang perempuan yang sholehah.. amiin.
Balas   • Laporkan
sentrocampo | 06/06/2011 | Laporkan
Mimpi...
fanylenka | 04/06/2011 | Laporkan
Salah Apa dia kok disuruh tobat?
yudaz
01/06/2011
ketika pikiran sudah mentok, ga bisa mikir lagi, ga bisa lagi diplomasi, orang perang, tapi ini bkn cara membanggakan, bukan cara orang2 pny wawasan maju menyelesaikan suatu masalah, jadi biasa saja, ga perlu bangga
Balas   • Laporkan
moslem no 1
30/05/2011
klo soal hitler masa bodo. tpi soal bantai yahudi aku setuju
Balas   • Laporkan
widi puspo
30/05/2011
sudah bukan barang baru,perempuan cantik yg jadi tentara bukan untuk perperang melainkan untuk melayani prajurit pria yg kedinginan
Balas   • Laporkan
pramita | 06/06/2011 | Laporkan
Saya setuju dengan anda.


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com