DUNIA

VIDEO: Bisnis 'Menggiurkan' Perompak Somalia

Tahun 2007 saja, perompak Somalia meraup US$150 juta dari hasil tebusan kapal.

ddd
Senin, 11 April 2011, 15:24 Ita Lismawati F. Malau
Perompak Somalia
Perompak Somalia (www.dailymail.co.uk)

VIVAnews -  Anak buah kapal Kapal Sinar Kudus yang berjumlah 20 orang, bukan korban pertama yang disandera perompak Somalia. Sebelumnya para perompak di sana sering membajak dan menculik kapal dari sejumlah negara lain. Ada negara yang membayar, tapi banyak pula yang memilih mengirim pasukan khusus lalu menyerbu para perompak.

Perompakan itu sudah menjadi bisnis yang menggiurkan. Tebusan bisa puluhan miliar. Dan itulah sebabnya para perompak kawanan perompak itu bernyali nekat, walau sepasukan serdadu negara datang mengempur.

Menteri Luar Negeri Kenya Moses Wetangula pernah mengungkapkan bahwa perompak Somalia itu meraup uang tebusan US$150 juta dari kapal-kapal yang mereka sandera. Jumlah sebanyak itu hanya untuk tahun 2007 saja.

Aksi perompak yang kian merajalela kian susah dikontrol sebab pemerintah Somalia tidak berdaya, pasca-perang saudara di negara itu sejak 1991.

Perompak ini pun pandai dalam memilih tempat beroperasi, yakni di jalur kapal dari seluruh dunia dunia biasa lewat. Biasanya mereka beraksi di Teluk Adan dan lepas pantai Somalia.

Teluk Adan berhubungan dengan Samuderaq Hindia. Teluk ini juga memiliki akses Terusan Suez, Laut Tengah, dan Laut Mediterania. Sebagai informasi, jalur ini dilewati hampir 20 ribu kapal dari seluruh dunia, setiap tahunnya!

Untuk melihat video lengkap aksi perompak ini, klik di sini.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com