Kemenlu: Banyak Oknum Sunat Santunan TKI
Di jajaran Kementerian tidak ada yang disunat, namun di bawah, ada yang minta jatah.
TKW terlantar di Jeddah, Arab Saudi (ANTARA/SAPTONO)
VIVAnews - Uang santunan yang diberikan kepada ahli waris tenaga kerja Indonesia (TKI) yang meninggal di luar negeri adalah sepenuhnya hak ahli waris. Namun, banyak oknum pemerintahan di tingkat bawah mengambil kesempatan dengan meminta jatah kepada ahli waris.
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri, Tatang Boedi Utama Razak, mengungkapkan hal itu pada acara serah terima uang diyat di Jakarta, Selasa, 1 Maret 2011, kepada ahli waris Eman Suryadi, korban tenggelam pada kecelakaan kapal di Abu Dhabi.
Tatang mengatakan, uang diyat sebesar 200 ribu dirham atau sekitar Rp480 juta tidak akan dipotong biaya administrasi apa pun. Biaya pengacara, pengiriman jenazah, maupun kelengkapan surat-surat, semuanya telah ditanggung oleh pemerintah.
“Tidak satu sen pun keluarga TKI yang tewas dipungut biaya,” ujar Tatang.
Namun, dalam kasus-kasus sebelumnya, dia menjelaskan, para ahli waris yang awam mengenai hal ini menjadi korban pemerasan beberapa oknum pemerintahan. Tatang mengatakan bahwa sebelumnya, seorang lurah meminta jatah seperempat dari uang santunan.
“Seorang lurah minta seperempat dari Rp500 juta yang diberikan kepada ahli waris,” ujar Tatang tanpa menyebutkan lurah dari daerah mana yang meminta jatah tersebut.
Selain lurah, menurut dia, aparat keamanan, perangkat desa, dan perusahaan penyalur juga terkadang meminta jatah yang serupa. “Mereka semua berkumpul ke ahli waris ketika diketahui akan diberikan uang santunan,” kata Tatang.
Untuk itu, Kementerian Luar Negeri saat ini memantau langsung dan memonitor penggunaan dana santunan yang diberikan kepada ahli waris. Tatang mengatakan bahwa dana dalam jumlah yang cukup besar tersebut sebaiknya digunakan untuk kesejahteraan keluarga.
“Dana sebesar itu dapat digunakan untuk mengubah nasib keluarga. Bahkan selama beberapa turunan,” kata Tatang. (art)
- Info Momentum
- Misteri Puzzle yang Menyelimuti Antartica
- Tehnik Manusia Terbang dalam Pembuatan Piramida Mesir
- Rahasia Illuminati dalam Uang Rp.10ribu Indonesia
- Orang Aceh Misterius yang Menembak Jend. Kohler pada Zaman Penjajahan
- Misteri Hilangnya 13 Aktifis Menjelang Reformasi
- FOTO dan VIDEO: Festival Olahraga Gulat Gambia
- VIDEO: Behind The Scene Baby Julius di Popular


