DUNIA

Bakar Hutan Israel, Remaja 14 Tahun Ditangkap

Sebagian besar korban tewas adalah para sipir penjara.

ddd
Selasa, 7 Desember 2010, 14:52 Renne R.A Kawilarang, Denny Armandhanu
Kebakaran hutan di Israel bagian utara
Kebakaran hutan di Israel bagian utara (AP Photo/Dan Balilty)

VIVAnews - Polisi Israel menangkap seorang remaja berusia 14 tahun sebagai tersangka pembakaran hutan pekan lalu. Gara-gara ulahnya, Israel dilanda kebakaran terdahsyat sepanjang sejarah negara itu, yang menewaskan 42 orang. Dua remaja lain sempat menjadi korban salah tangkap setelah sebelumnya dicurigai sebagai tersangka.

Menurut laman stasiun televisi Fox News, remaja itu mengaku secara sembrono membuang bara api di hutan Carmel, Israel bagian utara. Identitas pemuda tanggung itu tidak diungkapkan dan kalangan media hanya mengetahui bahwa dia berasal dari Desa Druze di Usfiya.

Dia mengaku menghisap rokok hookah di area terbuka dan membuang baranya ke dekat semak, Kamis 2 Desember 2010. Cuaca di hutan saat itu panas, sehingga bara rokok, yang dibuang sembarangan, akhirnya menimbulkan api di semak-semak dan kian membesar.

Melihat kelalaiannya itu, bukannya langsung melapor ke pemadam kebakaran, tersangka justru lari ke sekolah. Dia akhirnya ditangkap, Senin 6 Desember 2010, setelah pihak keamanan melakukan reka ulang.

Penahanan diumumkan beberapa jam setelah dua bersaudara, yang berasal dari desa yang sama dengan tersangka pelaku, dibebaskan.  Dua remaja ini sebelumnya diduga memicu kebakaran setelah menyalakan api unggun di dekat rumah.

Kebakaran yang terjadi selama 82 jam sejak Kamis lalu menghanguskan lahan hutan di pegunungan Carmel hingga seluas 50 kilometer persegi. Korban tewas mencapai 42 orang.

Sebagian besar korban tewas adalah para sipir penjara setelah bus yang mereka tumpangi terjebak kobaran api, yang menyambar cepat. Korban terakhir adalah adalah seorang kepala polisi Haiva, Ahuva Tomer. Pejabat berusia 53 tahun itu tewas akibat luka bakar di sekujur tubuh setelah mobilnya juga terjebak lautan api.

Kebakaran berhasil diatasi pada Minggu malam. Negara-negara seperti Yunani, Spanyol, Siprus, Inggris, Rusia, Azerbaijan, Rumania, dan Bulgaria, membantu dalam pemadaman api. Sebelumnya, sejumlah negara yang selama ini bersitegang dengan Israel atas isu politik di Timur Tengah pun menyatakan minat untuk membantu. Mereka yaitu Turki, Mesir, dan Yordania. 

Warga-warga yang mengungsi juga telah kembali ke rumah masing-masing. Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memerintahkan Kementerian Keuangan untuk memberikan kompensasi kepada para warga yang rumahnya terbakar. Jumlah kerugian diperkirakan mencapai US$80 juta atau sekitar Rp720 miliar. (art)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com