DUNIA

Dijual, Potongan Mayat Manusia via Online

Untuk jasad utuh ditawarkan seharga £61,733, ada juga yang bagian torso, juga kepala.

ddd
Senin, 25 Oktober 2010, 06:58 Elin Yunita Kristanti
Pakar anatomi Gunther von Hagen (kiri) berpose dengan sebuah replika manusia
Pakar anatomi Gunther von Hagen (kiri) berpose dengan sebuah replika manusia (AP Photo/Franka Bruns)

VIVAnews -- Jualan lewat internet kian beragam, dari yang biasa sampai yang aneh-aneh seperti air liur gadis China atau hantu dalam botol,  misalnya.

Namun yang ini tak hanya aneh, tapi  membuat bulu kuduk merinding dan memancing kontroversi.  Seorang ahli anatomi bernama Gunther von Hagens, yang sohor yang dijuluki 'Dokter Kematian' menjual bagian tubuh manusia. Penjualan dilakukan via online.

Dalam situsnya itu, si dokter kamatian ini mengumumkan bahwa para klien bisa membeli jasad tanpa daging yang diawetkan dengan zat plastik. Tapi Hagens berjanji tidak sembarang menjual potong tubuh itu.

Cuma orang tertentu yang boleh membeli daging jualannya yakni mereka yang bisa membuktikan potongan tubuh manusia itu akan digunakan untuk kepentingan riset, pendidikan, dan kesehatan.

Penjualan via online itu resmi dimulai pada 3 November mendatang. Harganya juga macam-macam tergantung bagian tubuh mana yang dibeli. Untuk  jasad utuh ditawarkan seharga £61,733 -- demikian diberitakan koran Sueddeutsche Zeuitung.

Sementara Torso -- bagian tas tubuh manusia dijual seharga  £50,154. Untuk  tiap potong kepala manusia dihargai £19,495. Tak hanya manusia, Hagens juga menyediakan bagian tubuh hewan.

Hagens memiliki teknik khusus mengawetkan mayat. Caranya, memindahkan cairan tubuh dan lemak dan menggantikannya dengan plastik resin.  Cara pengawetan mayat seperti  banyak diminati orang selama ini dan membuatnya jadi triliuner.

Dia memulai kontroversi ketika melakukan otopsi untuk publik di stasiun televisi, Channel 4 pada 2002 silam. Saat itu ia dituduh hanya mencari popularitas dan sensasi. Dia juga kerap mendapat ancaman akan ditangkap dengan tuduhan menjalankan prosedur ilegal.

Nama Hagens kembali mengemuka tahun lalu. Ia mengadakan pameran bertajuk 'Cycle of Life' Postbahnhof, Kota Berlin, Jerman pada  Kamis 7 Mei 2009.

Pameran itu memajang 200 kadaver (mayat manusia yang diawetkan) dari  berbagai tahap - sebelum dilahirkan hingga saat lanjut usia. Termasuk dua jasad dalam pose sedang berhubungan seksual.

Ia juga pernah sesumbar akan mengawetkan jasad Michael Jackson dengan pose 'Moonwalk'.

Gereja Katolik Jerman mengutuk tindakan anatomis nyentrik ini. Uskup Agung Robert Zollitsch meminta para politisi bertindak menghentikan praktek yang dinilai bejat ini. Selain melanggar tabu, tindakan Hagens dinyatakan tak menghormati jiwa orang yang meninggal.

(Orange, LiveScience)

Baca juga:

Foto-foto pilot cantik, muda dan taipan kaya di Thailand

Alasan Mbah Maridjan tidak mau mengungsi

Olla Ramlan menikah lagi?

Foto-foto keajaiban dari Grand Canyon



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
sam
26/10/2010
di anggap mayat tu main kx tgu aja di hr pembalasan.
Balas   • Laporkan
Wolf
26/10/2010
Awas di Jakarta dan beberapa daerah sudah banyak penculikan anak kecil, yang mana mereka hanya mengambil organ dalam dan jasadnya dibuang. Diduga mereka menjual organ dalam tubuh manusia secara ilegal. Mohon POLRI segera menindak lanjuti kasus ini.
Balas   • Laporkan
dewakrisna
26/10/2010
Mungkinkah iNi Ksus Pnculikan yg beredar......???? oRaNg yg di culiK anggota tubuhny hilang......!!!!!!!?????
Balas   • Laporkan
dug
26/10/2010
mayat2 tsb dia ambil dari mana yah, apa dia sdh izin dari keluarga si mayit. Saya pikir mana ada keluarga yg mau jenazah anggota keluarganya mau diperjual belikan spt itu.
Balas   • Laporkan
ririn
25/10/2010
klo mayat tuh di kuburkan aja..nd usah diperjual beli kan..kasihan arwah nya di alam sana..bisa nd tenang..klo mayat dokter yg di jual boleh2 aja..
Balas   • Laporkan
nan mulyana
25/10/2010
seeeetan tu orang,kalo bner terlalu bnget...gue doain cpt mampus luo bule.
Balas   • Laporkan
Aa
25/10/2010
Mulai saat ini kita harus berhati-hati, jika orang lapar ada kemungkinan membunuh dan menjualnya kepada dokter edan itu.... Berapa byk mutilasi terjadi di negeri ini?
Balas   • Laporkan
opik
25/10/2010
mayat dia di awetin keren kayanya...
Balas   • Laporkan
sari marisa
25/10/2010
tindakan yang tidak manusiawi....
Balas   • Laporkan
agell
25/10/2010
Dengan alasan apapun,tk dpt di benarkan jual mayat org,ni lah org klo ud terlalu pintar jd pd gax benar perbuatan'y.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com