DUNIA

Dubes Rusia: Sukhoi Tetap Dikirim Akhir Bulan

kematian tiga teknisi tersebut tidak mempengaruhi kerja para teknisi Rusia yang lain.
Kamis, 16 September 2010
Oleh : Elin Yunita Kristanti
Pesawat Sukhoi TNI AU

VIVAnews -- Kematian tiga teknisi  Rusia di Makassar tak akan menghambat kerjasama jual beli pesawat tempur Sukhoi.

Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Alexander Ivanov mengatakan, Rusia akan tetap melakukan pengiriman terakhir sesuai yang  dijadwalkan yakni pada akhir September 2010.

"Upacara serah terima akan diadakan akhir bulan ini," kata Alexander Ivanov, seperti dimuat situs berita Rusia, Ria Novosti, Kamis 16 September 2010.

Pada Agustus 2007 lalu kontrak senilai US$300 juta ditandatangani terkait pengadaan enam pesawat SU-30 MK. Tiga pesawat dikirim pada 2009, sementara dua lainnya diserahterimakan 10 September 2010 lalu. Sisanya dikirim akhir September.

Angkatan Bersenjata Indonesia ingin pesawat-pesawat tersebut ambil bagian dalam parade militer memperingati hari jadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada 5 Oktober 2010.

Alexander Ivanov mengatakan, kematian tiga teknisi tersebut tidak mempengaruhi kerja para spesialis teknisi Rusia yang lain di Makassar. Juga para ahli yang bekerja merakit pesawat tempur Sukhoi yang akan dikirimkan akhir September.

Sergei Voronin, Alexander Poltorak and Viktor Safonov datang ke Makassar pada 5 September 2010 dari Kota Komsomolsk-on-Amur, Russia. Mereka tewas seminggu kemudian, Senin 13 September 2010.

Tiga ahli dari Rusia itu bertugas membantu TNI AU memelihara pesawat tempur Sukhoi -- atau yang juga dikenal sebagai SU-fighter -- yang baru dikirim ke pangkalan udara Makassar.

Meski dugaan bahwa tiga teknisi diracun dinyatakan tidak berdasar, Dubes Alexander Ivanov mengatakan, penyebab sesungguhnya belum secara resmi diumumkan.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found