DUNIA

Badai Morakot, Taiwan Berkabung Tiga Hari

Menewaskan 500 orang, itu merupakan bencana terburuk di Taiwan dalam 50 tahun terakhir
Minggu, 22 Agustus 2010
Oleh : Umi Kalsum, Harriska Farida Adiati
Topan Morakot di Taiwan dan Timur Cina

VIVAnews - Tepat setahun yang lalu, Taiwan memulai masa berkabung selama tiga hari untuk mengenang korban Topan Morakot. Bencana ini merupakan yang terburuk di Taiwan dalam 50 tahun terakhir.

Dua pekan lalu, Topan Morakot menyapu wilayah pegunungan di selatan Taiwan dan menyebabkan 500 orang tewas.

Sabtu pagi, warga Taiwan mengibarkan bendera setengah tiang. Para pejabat pemerintahan menghadiri acara keagamaan untuk memberi penghormatan kepada korban topan. Sementara itu, Presiden Ma-Ying-jeou berjuang mengatasi kemarahan publik akibat respon lamban pemerintah dalam menangani bencana.

Popularitas Ma anjlok hingga di bawah 20 persen, penurunan 30 persen dalam kurun waktu tiga bulan. Media Taiwan setiap hari memuat berita-berita yang mengritik Ma, termasuk media yang biasanya tidak terlalu kritis kepada pemerintah.

Harian The Liberty Times menerbitkan laporan tentang hidangan yang dinikmati menteri ekonomi Taiwan saat hari pertama operasi penyelamatan ribuan warga korban Morakot yang terperangkap banjir. Makanan yang dinikmati  menteri ekonomi itu adalah masakan Jepang seharga US$110.

Tiga pejabat senior, wakil menteri luar negeri, menteri pertahanan, dan sekretaris jenderal kabinet sudah mengundurkan diri karena reputasi mereka yang dicap buruk dalam penanganan bencana. (AP)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found