DUNIA

Hawa Panas 'Memanggang' Jepang, 66 Tewas

Lebih dari setengah korban tewas saat berada di dalam ruangan. Kebanyakan lansia.
Rabu, 28 Juli 2010
Oleh : Elin Yunita Kristanti, Harriska Farida Adiati
Suhu bumi semakin panas

VIVAnews - Hawa panas di Jepang dalam dua bulan terakhir telah menelan korban jiwa sebanyak 66 orang dan membuat 15 ribu orang harus dirawat di rumah sakit -- mereka terserang  penyakit karena suhu udara yang terlalu tinggi.

Wilayah Jepang terpanggang sejak musim hujan berakhir awal bulan ini. Menurut badan meteorologi Jepang, seperti dikutip dari laman Straits Times, suhu udara melonjak mencapai 35 derajat Celcius.

Pada Minggu lalu, sebanyak 9.436 orang dilarikan ke rumah sakit dan 57 di antaranya dinyatakan tewas karena penyakit yang berkaitan dengan panas ekstrim.

Menurut data yang dikumpulkan harian Yomiuri Shimbun, lebih dari setengah korban yang menyerah pada suhu tinggi ini tewas saat berada di dalam ruangan, dan sebagian besar dari mereka berusia minimal 65 tahun.

Temperatur tertinggi hari Minggu lalu mencapai 38,1 derajat Celcius di Tajimi, Perfektur Gifu, yang berlokasi di pusat wilayah Jepang, antara Kyoto dan Tokyo.

Saat itu, serangan panas menelam enam korban jiwa di Perfektur Saitama, Chiba, Hyogo, dan Nara, semua berada di tengah pulau Honshu.

Lima dari enam korban tewas sedang berada di dalam ruangan saat terserang gejala kejang-kejang dan semacamnya.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found