DUNIA

75 Ribu Uzbek Mengungsi Pasca Perang Etnik

Perang antara etnis Kyrgyz dan Uzbek ini menyebabkan sedikitnya 100 orang tewas.
Minggu, 13 Juni 2010
Oleh : Ita Lismawati F. Malau

VIVAnews - Perang antaretnik pecah sejak pekan lalu di wilayah selatan, Kyrgyzstan. Perang antara etnis Kyrgyz dan Uzbek ini menyebabkan sedikitnya 100 orang tewas dan melukai lebih dari 1000 orang.

Hari ini, aksi pembakaran sejumlah desa dari etnis Uzbek memaksa 75 ribu orang mengungsi dan menyebarangi perbatasan menuju Uzbekistan.

Kebanyakan pengungsi ini adalah orang tua, perempuan, dan anak-anak. Selain itu, terdapat juga korban tembak, demikian pernyataaan Menteri Kedaruratan Uzbekistan, Minggu 13 Juni 2010. Kementerian ini juga telah membangun sejumlah kamp pengungsian di beberapa wilayah Uzbekistan.

Bentrok dua etnik ini meluluhlantakkan kota terbesar kedua negara di Asia tengah itu, Osh. Makanan jadi barang langka setelah aksi penjarahan toko-toko di kota ini. Kelompok Kyrgyz telah mengambilalih kota Osh.

Perang saudara ini memanas setelah Presiden Kurmanbek Bakiyev digulingkan dan kabur ke luar Kyrgyzstan, April lalu. Uzbekistan sendiri mendukung presiden yang sementara memimpin saat ini, Roza Otunbayeva, sedangkan mayoritas Kyrgyz lebih mendukung presiden terjungkal. (AP)

TERKAIT