DUNIA

Radovan Karadzic: Perang Bosnia 'Perang Suci'

Karadzik, 'Tukang Jagal dari Balkan' disebut otak pemusnahan etnis Kroasia dan muslim.

ddd
Senin, 1 Maret 2010, 20:28 Elin Yunita Kristanti, Harriska Farida Adiati
Radovan Karadzic
Radovan Karadzic (AP Photo)

VIVAnews - Mantan pemimpin Serbia-Bosnia, Radovan Karadzic, menyebut bahwa Perang Bosnia pada 1990-an berlangsung "adil dan suci".

Ini merupakan pernyataan pertama Karadzic di hadapan Tribunal Pidana Internasional (ICT) di Den Haag, Belanda, Senin 1 Maret 2010, yang mengakhiri boikot persidangan oleh "Tukang Jagal dari Balkan" itu selama berbulan-bulan.

Karadzic mengatakan, warga Serbia-Bosnia membela diri sendiri dalam melawan kelompok fundamentalis Islam yang mengobarkan perang di Bosnia dan menyalahkan negara.

"Saya membela negara saya. Tujuan mereka adil dan suci. Kami memiliki bukti yang sangat baik," kata Karadzic seperti dikutip dari laman stasiun televisi Al Jazeera.

Karadzic, berpakaian gelap dan mengenakan dasi, mengungkapkan asal mula perang 1992-1995. Menurutnya, perang berkobar karena pemimpin muslim Bosnia menolak proposal pembagian kekuasaan. Dia menegaskan bahwa konflik yang muncul akibat bubarnya Yugoslavia merupakan konsekuensi alami dalam perebutan wilayah.

Karadzic dituduh berkolusi dengan mendiang pemimpin Yugoslavia, Slobodan Milosevic, dengan tujuan menciptakan Serbia dengan wilayah lebih luas dengan memasukkan 60 persen teritori Bosnia.

Karadzic dikenai dakwaan sebagai otak di balik pemusnahan etnis Kroasia dan umat muslim dalam Perang Bosnia yang menewaskan 100 ribu orang dan 2,2 juta orang terlantar. Total, dia menghadapi 11 dakwaan terkait genosida, kejahatan perang, dan kejahatan kemanusiaan.

Karadzic menolak hadir dalam sidang pembukaan Oktober tahun lalu dengan alasan memerlukan waktu untuk menyiapkan kasus ini, sehingga membuat proses persidangan ditunda selama empat bulan. Pada persidangan November lalu, hakim memutuskan untuk menghadirkan pengacara bagi Karadzic, yang selama ini memilih membela diri sendiri.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
Jill Starr
02/03/2010
What It’s Like to Chill Out With Whom the World Considers the Most Ruthless Men in the World Ratko Mladic, Radovan Karadzic and Goran Hadzic (+) Confessions of a Female War Crimes Investigator Retrospectively, it was all
Balas   • Laporkan
Jill Starr
02/03/2010
Irrefutable Proof ICTY Is Corrupt Court/Irrefutable Proof the Hague Court Cannot Legitimately Prosecute Karadzic Case http://picasaweb.google.com/lpcyusa/ (The Documentary Secret United Nations ICC Meeting Papers Scanned Images) This legal technicality
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com