DUNIA

Malpraktik di Peru

Luka di Kaki Kanan, Kaki Kiri yang Diamputasi

Kesalahan fatal tim dokter suatu rumah sakit di kota Callao, Peru, membuat gusar pejabat

ddd
Selasa, 26 Januari 2010, 09:18 Renne R.A Kawilarang
Tim dokter sedang membedah seorang pasien
Tim dokter sedang membedah seorang pasien (AP Photo/Anja Niedringhaus)

VIVAnews - Suatu tim dokter bedah di Peru membuat kesalahan fatal. Mereka salah mengamputasi kaki pasien, seharusnya kaki kanan justru kaki kiri yang dipangkas.

Tim dokter di rumah sakit kota Callao itu kemudian menemukan solusi yang fatal pula. Mereka akhirnya berhasil mengamputasi kaki yang tepat, sehingga pasien yang sudah berumur 86 tahun itu jadi tidak berkaki.

Demikian ungkap kerabat pasien dan pejabat di Peru, Senin, 25 Januari 2010. "Sangat mengejutkan saat mengangkat kain seprei dari tempat tidurnya, saya melihat mereka malah mengamputasi kaki kirinya," kata putri pasien, Carmen Villanueva, kepada stasiun radio RPP.

Menurut Carmen, tim dokter seharusnya mengamputasi kaki kanan ayahnya, yang tak bisa lagi diselamatkan akibat luka borok. Pasien bernama Jorge Villanueva dirawat sejak 4 Januari lalu.

Saat infeksi pada kaki kanannya kian parah pada Sabtu pekan lalu. tim dokter memutuskan bedah darurat. Namun, menyadari bahwa mereka salah memotong kaki, sehari kemudian tim dokter lalu menggelar operasi lagi untuk membedah kaki yang tepat.

Maka Jorge kini sama sekali tidak memiliki kaki. Sebagai bentuk tanggungjawab, pihak Rumah Sakit Sabogal menyatakan telah menskors tim dokter yang bersangkutan dari tugas mereka selama masa penyelidikan.

Menteri Kesehatan Peru, Oscar Ugarte, memastikan kabar malpraktik itu. "Tidak diragukan lagi, tindakan itu harus dihukum. Ini merupkan peristiwa yang menyedihkan dan kami telah minta dilakukan penyelidikan," kata Ugarte.  

Sementara itu, tak terima dengan perlakuan atas ayahnya, Carmen menyatakan bahwa pihak keluarga akan menuntut secara hukum atas kesalahan itu. (AP)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
willys
18/09/2010
dokter2 sinting !
Balas   • Laporkan
bernie
26/01/2010
Ya ampun, bener2 kelewatan tuh tim dokter,sama sekali tidak perhatian & tidak serius pada kondisi pasien asal aja main potong kaki orang, harus dihukum yang setimpal tuh biar kapok dan menjadi pelajaran bagi dokter yg lain agar lebih berhati-hati
Balas   • Laporkan
Koko
26/01/2010
Weleh2222222...aya2 wae.....ganti potong kaki doktor2nya tuh.......
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru