DUNIA

24 November 1859

Teori Evolusi Darwin Diterbitkan dalam Buku

Dalam bukunya, Charles Darwin menjelaskan perkembangan organisme melalui seleksi alam

ddd
Selasa, 24 November 2009, 07:33 Renne R.A Kawilarang, Harriska Farida Adiati
Charles Darwin
Charles Darwin (AP Photo)

VIVAnews – Pada 24 November  1859, karya ilmiah ilmuwan Inggris, Charles Darwin, mengenai evolusi akhirnya tertuang dalam bentuk buku. Berjudul "On the Origin of Species by Means of Natural Selection, or the Preservation of Favoured Races in the Struggle for Life," buku itu membeberkan teori Darwin bahwa organisme secara bertahap berkembang melalui sebuah proses yang disebut Darwin sebagai “seleksi alam”.

Bapak Evolusi yang banyak mendapat pengaruh dari naturalis Prancis, Jean-Baptiste Lamarck, dan ekonom Inggris, Thomas Malthus, ini memperoleh sebagian besar bukti bagi teorinya selama ekspedisi lima tahun menggunakan kapal HMS Beagle tahun 1830-an untuk melakukan survei.

Seperti dikutip dari laman The History Channel, dengan berkunjung ke beragam tempat seperti Kepulauan Galapagos dan Selandia Baru, Darwin mendapatkan pengetahuan mendalam mengenai flora, fauna, dan geologi berbagai tempat. Informasi tersebut, bersama studinya mengenai variasi makhluk hidup dan kawin silang, menghasilkan bukti berharga bagi pengembangan teori evolusi organiknya.

Segera setelah diterbitkan, ‘The Origin of Species’ segera habis terjual. Banyak ilmuwan langsung menganut teori yang menyelesaikan berbagai teka-teki dalam ilmu pengetahuan biologi. Namun gereja Kristen Ortodoks mengecam karya tersebut karena dianggap klenik.

Kontroversi mengenai buah pikiran Darwin semakin memuncak saat bukunya yang bertutur mengenai evolusi manusia dari kera ‘The Descent of Man, and Selection in Relation to Sex’ diterbitkan pada 1871.

Saat Darwin meninggal pada 1882, teori evolusinya secara umum diterima. Sebagai bentuk penghormatan atas karya-karya ilmiahnya, Darwin dimakamkan di Westminster Abbey bersama para raja, ratu, dan berbagai tokoh termasyhur lain dalam sejarah Inggris.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
rizka safitri
10/12/2009
menurut saya teori tentang ini kurang pas tentang asal mula manusia ini samasekali tidak pas, karena manusia berasal dari adam dan hawa yang kemudian berkembang sampai generasi sekarang
Balas   • Laporkan
noevildelta | 30/01/2013 | Laporkan
Saya juga sependapat dengan anda, Saya ingin sekali merubah Image dunia tentang Teori ini. Tapi, juga ada Teori Evlousi yg mengatakan bahwa Makhluk Hidup berasalh dari Penciptaan Tuhan. Saya mendukung sekali tentang itu.


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com